60 Anak Petani; Raih Beasiswa Program Terima Kasih Petani

60 Anak Petani; Raih Beasiswa Program Terima Kasih Petani

Tangerang Selatan, Kabarindo- Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada para petani Indonesia.

Dompet Dhuafa memberikan santunan pendidikan bagi anak petani Indonesia yang tidak mampu dan berprestasi melalui program “Terima Kasih Petani” (TKP).

Casdimin dari divisi Ekonomi Dompet Dhuafa menjelaskan, program ini dilaksanakan di lima titik, yaitu Sinabung (3 Juli), Bantaeng, Tuban (10 Juli), Sukabumi (15 Juli), dan Cianjur (22 Juli).

"Santunan pendidikan ini diperuntukkan kepada 60 anak petani jenjang pendidikan SD hingga SMA. Selain santunan, petani juga akan mendapatkan subsidi sarana pertanian seperti benih, pupuk, dan sebagainya. Sehingga diharapkan dapat meringankan beban petani kecil di lima wilayah tersebut,” kata Casdimin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/7).

Ia menjelaskan, para petani penerima manfaat TKP ini adalah petani yang tergolong kurang mampu secara ekonomi. Mereka umumnya adalah petani yang menggarap lahan milik orang lain sehingga memiliki penghasilan yang kecil. Bahkan, sebagian besar dari mereka masih menikmati beras miskin (raskin).

"Untuk program TKP ini, Dompet Dhuafa menggulirkan dana sekitar Rp 100 juta. Dana tersebut terhimpun dari donasi masyarakat melalui gerakan Indonesia Berdaya yang digagas Dompet Dhuafa beserta para tokoh dan motivator lainnya," terang Casdimin.

Kondisi Indonesia yang masih mengimpor beras dari luar negeri juga menjadi salah satu perhatian dari program ini. “Jika pertanian Indonesia maju, petani akan semakin bangga dengan identitasnya sebagai petani,” tambahnya.

Program TKP merupakan salah satu program ekonomi Dompet Dhuafa di bulan Ramadhan 1435 H. Meski demikian, perhatian kepada para petani telah dilakukan Dompet Dhuafa sejak lama melalui berbagai program pemberdayaan petani.

Menginjak usia 21 tahun, tepatnya 2 Juli yang lalu, Dompet Dhuafa melalui jejaring Community Enterprise Pertanian Sehat Indonesia (PSI) telah melaksanakan berbagai program ekonomi berbasis pertanian di seluruh wilayah tanah air. Adapun beberapa program tersebut di antaranya adalah Program Klaster Mandiri, Program Lumbung Desa, Program Pengembangan Benih Padi Lokal, Program Petani Desa Berdikari, Program pemulihan ekonomi di daerah bencana alam serta beberapa program sejenis lainnya.

Hingga saat ini, Dompet Dhuafa telah memberdayakan sebanyak 3.158 kepala keluarga petani dengan luas garapan lahan sebesar 33.411 hektare seperti dilansir dari laman beritasatu.