4th RAMADHAN JAZZ FESTIVAL; Siap Di Gelar Lagi

4th RAMADHAN JAZZ FESTIVAL; Siap Di Gelar Lagi

CutMutiah, Menteng, Jakarta, Kabarindo- Apa yang baru dari Festival Jazz Ramadhan tahun ini ?

Anda tentu saja sudah menjadi penggemar Jazz tiap datangnya bulan suci Ramadhan, bukan ? Apalagi Jazz berkumandang di lingkungan masjid sesaat setelah ritual sholat Tarawih telah usai.

Tahun ini, ada seorang pianis dan peniup Cornet Jazz kenamaan Bix Beiderbecke pernah berkomentar, “One thing I like about jazz, kid, is that I don't know what's going to happen next. Do you?”

Nah, setelah sukses tiga kali penyelenggaraan kegiatan Ramadhan Jazz Festival (RJF) yang tahun 2011, 2012 dan 2013 lalu, WartaJazz dan Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) kembali merencanakan kegiatan 4th Ramadhan Jazz Festival pada tanggal 11-12 Juli 2014.

Hal itu telah dipapar lugas beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan yagn sama Artha Mohammad Soeharto, Ketua Umum RICMA, menyatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat perekonomian dan ilmu pengetahuan. “Salah satu caranya adalah dengan memotivasi remaja agar berbondong-bondong memakmurkan masjid,” ujar Artha yang didampingi ketua kegiatan Gema Ramadhan, Muhammad Algifari.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Agus Setiawan Basuni yang merupakan penggagas sekaligus Artistic Director Ramadhan Jazz Festiva dari WartaJazz mengungkapkan sejumlah nama yang akan menjadi pengisi acara RJF tahun ini antara lain Idang Rasjidi, Yance Manusama, Otti Jamalus, Tohpati, Raisa, Tulus, Gugun Blues Shelter, Lantun Orchestra, Clorophyl feat Teza Sumendra, Prass Audition Band, Tiwuk Rayie, Beben Jazz and Friends, Prass Audiensi, Japra, Allvoices dan Saud the Voice and ENP Music.

Setiap band yang tampil dijadwalkan akan membawakan sebuah lagu bertema religi yang dibalut musik bernuansa Jazz sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang menonton atau hadir dalam kegiatan Ramadhan Jazz Festival.

Idang Rasjidi sebagai salah satu pengisi acara memberikan bocoran. “Saya akan tampilkan bagaimana menghargai dan menghormati perbedaan”, ujarnya ketika ditanya konsep penampilannya tahun ini. Sementara pianis Otti Jamalus bersama bassis kenamaan Yance Manusama berujar, “Kami baru kembali dari perjalanan spiritual dari tanah suci. Banyak inspirasi yang kami dapat. Insya Allah itu akan kami tampilkan di Ramadhan Jazz Festival”.

Kurang lebih 5000 orang hadir menyaksikan kegiatan Ramadhan Jazz Festival 2013. Bersama itu, sekitar 2000 buku terkumpul dan telah disumbangkan. Besar harapan kami, RJF 2014 ini terjadi peningkatan jumlah penonton yang datang dan jumlah buku yang didonasikan.

Untuk 4th Ramadhan Jazz Festival panitia telah menetapkan sejumlah mekanisme pengganti tiket masuk yaitu :

- Membawa buku dengan bekerja sama dengan komunitas KATALOGUE
- Buku yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada yayasan yatim piatu, anak – anak jalanan dan daerah- daerah ditanah air yang membutuhkan ungkap Elis Yulia dari Komunitas Katalogue.
- Kegiatan donor darah bekerja sama dengan yayasan Saba dan PMI. Beny Junito dari Yayasan Saba menginformasikan bahwa stock darah di PMI selalu menurun dan sehingga ia menyambut baik kerjasama dengan RJF.

Kegiatan donor darah akan dilaksanakan mulai dari tanggal 5 Juli dimulai pukul 17.00 – 21.00 dengan kegiatan yang fun. Panitia doorprize dan kesempatan berfoto dengan artis Ramadhan Jazz Festival.

Atau membawa barang-barang kebutuhan sekolah atau menyumbang dana dengan bekerja sama Dompet Dhuafa

Seperti yang dijelaskan M. Koharudin dari Dompet Dhuafa) dimana kegiatan ini bertujuan mendukung misi pendidikan, penonton dapat pula membawa peralatan sekolah seperti tas, sepatu dll atau dengan menyumbangkan dalam bentuk uang

Kegiatan Ramadhan Jazz Festival merupakan gagasan WartaJazz, sebuah eco-system Jazz Indonesia yang juga menyelenggarakan sejumlah Festival Jazz lain seperti Mahakam Jazz Fiesta, Balikpapan Jazz Fiesta, Bali Jazz Festival dan berbagai kegiatan lainnya.

RICMA merespon tawaran WartaJazz dari sebuah celotehan di Twitter akhir 2010 silam, untuk bekerjasama dan menggarap kegiatan yang menyedot perhatian banyak anak-anak muda.

Kegiatan yang digelar ba’da Shalat Isya dan Taraweh ini kembali mengambil setting Plaza Masjid Cut Meutia, Menteng Jakarta Pusat, sekitar pukul 20.30 WIB dan terbuka untuk umum dengan mekanisme tiket masuk seperti sudah dijelaskan diatas.

Ramadhan Jazz Festival merupakan laboratorium hidup bagi generasi muda untuk belajar dan saling menginspirasi anak-anak muda lainnya. Bahwa kehidupan selalu penuh dengan kejutan. Jika kita menyadari, Qur’an telah memberikan petunjuk bahwa semua hal tersebut adalah ujian, agar kita dapat terus memperbaiki diri.