4 Desainer Indonesia; Unjuk Kebolehan Di Paris Fashion Week

4 Desainer Indonesia; Unjuk Kebolehan Di Paris Fashion Week

Jakarta, Kabarindo- Empat desainer Indonesia dipastikan siap berlaga industri fesyen dunia, dengan keikutsertaan mereka dalam ajang bergengsi Paris Fashion Week yang akan dihelat pada 26 September - 1 Oktober 2013.

Salah satu desainer muda berbakat Indonesia, Tex Saverio akan menampilkan karyanya di perhelatan mode Paris Fashion Week tahun ini.

Tex Saverio, yang sudah lebih dulu bergelut dalam industri fesyen internasional, akan menggelar karyanya dengan desainer dunia lainnya dalam show tunggal di Place de la Concorde, Paris, lewat koleksi 'ready to wear' unggulan bertema Spring Summer 2014.

Nama Tex sendiri semakin melambung dan dikenal oleh pemerhati fashion internasional setelah busananya dikenakan oleh sejumlah artis mancanegara, seperti Lady Gaga dan Jennifer Lawrence.

Namun keberangkatan Tex ke Paris tak sendiri, tiga desainer lain besutan Indonesia Fashion Forward yakni Yosafat Dwi Kurniawan label Major Minor dari Ari Seputra dan Toton Januar juga telah mempersiapkan pameran koleksi terbaiknya yang terinspirasi dari ragam budaya Indonesia.

Ketiga desainer muda ini akan memperkenalkan koleksi mereka di ajang Trace SS 2014 Paris
Showroom, kepada para buyers dari berbagai negara.

"Dari JFW, kami ingin membawa fesyen Indonesia mendunia. Terlebih menurut kami, desainer Indonesia sudah mampu membaca tren fesyen di pasar dunia sehingga karya-karyanya bisa diterima oleh pasar yang lebih luas lagi," jelas Ketua Umum JFW 2014 Svida Alisyahbana pada Jumpa Pers Jakarta Fashion Week 2014 di Aula Kemendag, Rabu (18/9).

Lebih lanjut Svida mengatakan, keempat desainer Indonesia ini tentunya melakukan berbagai persiapan dan harapan untuk bisa melangkah ke level yang lebih tinggi lagi.

Dalam ajang bergengsi Paris Fashion Week, Ari membocorkan tema busana yang akan dipamerkannya, mengusung konsep traveling dengan tetap memadupadankan dengan budaya Indonesia.

"Untuk tema kita akan mengambil dari traveling. kita juga akan mengangkat batik dan ikat Indonesia. Semoga kita semakin dikenal dunia internasional," tambahnya seperti dilansir dari laman antaranews.

Senada dengan Major Minor, Yosafat Dwi Kurniawan mengaku dirinya telah mempersiapkan koleksi yang bisa diterima baik di dalam maupun luar negeri. Ia juga menyebutkan akan mengangkat tema yang terisnpirasi dari perhiasan di Museum Nasional.

"Kalau persiapannya sih sama dari mulai katalog, sampai pricing. Kalo saya pribadi lebih mempersiapkan mental dan percaya diri. Saya sebelumnya pernah pameran di Bangkok juga, jadi trading di Paris seperti naik level aja," kata Yosafat.

Sementara itu, Toton mengaku dirinya malah tengah menyiapkan mental sebagai brand baru dengan belajar memahami konsumen.

"Kita senang dan bangga bisa berkesempatan untuk trading di Paris. Kita sebagai brand baru punya banyak keinginan, tapi kita tetap harus berpijak pada realita. Kita belajar untuk bisa memahami konsumen," ungkap lelaki kelahiran Makasar ini.

Ketika ditanya mengenai tema koleksinya nanti, Toton menjawab, "Inspirasinya nanti dari keindahan laut Indonesia. Brand filosofi dari Indonesia tapi diaplikasikan dalam model kontemporer yang ready to wear".