1 Dekade United Dance Works; Siap Punya Sekolah Performing Art

1 Dekade United Dance Works; Siap Punya Sekolah Performing Art

GKJ Pasar Baru, Jakarta, Kabarindo- Terperangah dan takjub.

Paling tidak itu menjadi magic word mewakili benak para media ibukota setelah sesaat pagelaran sesi I dengan dua sequence menampilkan 100 penari dimana ada 20-an penari jalanan dari Papua, Raja Ampat dan wilayah sekitar Jakarta sementara sisanya adalah siswa (i) dari United Dance Works (UDW) yang tak terasa sudah berusia 10 tahun.

1 dekade di apresiasi positif oleh Erasmus Huis yang mendatangkan penari berbakatnya sebagai International Guest Choreographer, Julia Mitomi yang beratraksi memesona dan mengundang decak kagum.

"UDW tahun ini bekerjasama dengan Erasmus Huis dan sudah banyak yang telah kami ajak setelah Ekky Dance, IKJ dan lainnya. Hal yang menarik adalah pengembangan minat dan bakat anak-anak usia dini serta remaja sehingga menjadi karakter unggul serta terhindar dari kenakalan di usia tersebut karena tersalurkan positif dibidang seni. UDW sangat berperan dan Erasmus Huis mendukung terus dan siap membantu kapan saja," papar Ton Ven Zeeland sebagai DIrektur Galeri & Teater Erasmus Huis Netherlands.

Ditimpali oleh Mirza Kampono didampingi isteri tercintanya, Adhisty Juliani Kampono. "Perayaan 10 tahun ini terselenggara di Gedung Kesenian Jakarta yang punya heritage value dan inilah representasi gedung kesenian bergengsi kota Jakarta laiknya Opera Housenya Australia atau Espelanadenya Singapura sehingga membanggakan dibangunan tua Belanda yang bersejarah. Bertajuk Dance Generations yang diisi oleh UDW Kids Academy untuk Act 1 bersama dengan UDW Adult Academy dan Act 2 ada special project bertajuk The Journey of United Dance Works yang dikoreoi Yessy Hutabarat, Davit Fitrik dan Siko Setyanto," jelas Adhisty lugas.

Sementara itu tampak ikut berbangga dan sangat antusias para orang tua dari UDW Kids dan Adult Academy dimana ada anaknya yang memilih UDW sebagai tempat untuk berlatih dan bersenang-senang. Terlihat Chicha Koeswoyo, Mona Ratuliu, Shelomitta dan masih banyak lagi lainnya.

Chicha yang mantan penyanyi anak era 70-an punya pendapat tersendiri tentang UDW. "UDW itu ada ujian naik kelasnya karena memang terprogram dengan kurikulum yang baik sehingga anak saya bersenang-senang mengeksplorasikan diri dan karakternya," tukasnya. Itupun ditimpali bernada sama dengan mama Zidni yang memang baru saja menetap di Jakarta setelah lama di Kualalumpur, "Yah, Zidni itu memang punya eskul menari dan dia suka dan saat pindah ke Jakarta dia harus melanjutkan hobby dan kesenangannya itu dan memilih UDW dengan reputasi yang luar biasa, saya tahu disini ada dua orang anggota SMASH, banyak artis seperti Indah Dewi Pertiwi atau Agnes Monica para penari dan mereka sendiri berlatih bersama serta Coboy Junior sehingga senang sekali melihat anak saya bisa bergabung bersama UDW," timpalnya antusias.

Menarik, Mirza Kampono yang memang punya background pendidikan dan yang menjadi think tank program dan kurikulum dari UDW punya 'mimpi' yang siap direalisasikan. "InsyaAllah UDW akan punya sekolah Performing Arts level SMP dan SMU sehingga saat ada anak yang memang ingin jadi performer artis apakah itu host, penari latar, penari balet atau apalah bisa fokus dengan pilihannya, tidak selama ini banyak yang berhasil karena accident padahal mereka berbakat, terpaksa jad akuntan atau dokter padahal dia akhirnya menari sebagai passionnya. Kami berharap kemendiknas dan Kemenparekraf bisa membantu UDW mewujudkan itu semua," jelas pria berkaca mata humble.


Bravo and Happy Birthday United Dance Works......................!