Yuk Nongkrong Di Kedai Tua Baru: Sajikan Kuliner Paduan Indonesia-Malaysia

 Yuk Nongkrong Di Kedai Tua Baru: Sajikan Kuliner Paduan Indonesia-Malaysia

Surabaya, Kabarindo- Tiap hari makin banyak resto bermunculan di kota besar seperti Surabaya.

Makanan dan minuman yang disajikan bisa saja sama, namun tiap resto harus punya sesuatu yang beda untuk menarik pengunjung. Entah itu cita rasa makanannya, bangunannya atau suasananya.

Salah satu resto baru di Surabaya adalah Kedai Tua Baru. Dinamai demikian karena resto ini menempati bangunan tua zaman kolonial di Jl. Tegalsari yang menghadirkan suasana khas. Istilah tua juga merujuk pada konsep pasar yang diangkat, yang diharapkan dapat membangkitkan kenangan generasi sekarang pada masa lalu.
 
Reinaldo Wenas, Direktur Kedai Tua Baru, mengatakan pasar merupakan tempat bertemu pembeli dan penjual yang menjual bahan-bahan pokok kebutuhan sehari-hari termasuk buah dan sayuran. Pasar tempat orang-orang melakukan kegiatan ekonomi yang membuat uang berputar.
 
Konsep pasar tampak pada beberapa bahan pokok yang dipajang di beberapa sudut kedai. Juga ada barang-barang lama yang menambah kesan masa lampau seperti telepon kuno, peralatan makan dari besi.
 
“Good food begins in a market. Setiap makanan yang enak bisa ditemui di pasar-pasar tradisional. Konsep itulah yang kami bawa ke sini,” katanya pada Senin (26/4/2015).
 
Resto ini memajang bumbu dan bahan-bahan makanan secara terbuka sehingga bebas dilihat pengunjung. Mereka juga bisa menyaksikan langsung koki mengolah bahan-bahan sampai menjadi makanan siap saji.
 
“Tamu sebagai pembeli bisa berinteraksi langsung dengan chef yang mengolah makanan pesanan mereka,” ujar Wenas.
 
Kedai Tua Baru menyajikan makanan dan minuman yang memadukan cita rasa Indonesia-Malaysia. Wenas beralasan, cita rasa masakan Indonesia dan Malaysia punya kesamaan namun belum tergarap di Surabaya.
 
“Belum ada resto yang menyajikan hidangan bercita rasa paduan Indonesia-Malaysia. Karena itu, kami menggarapnya,” ujar Wenas.
 
Kedai Tua Baru menawarkan menu-menu yang umum. Yang beda, aneka menu itu disajikan dengan gaya baru. Hal ini merujuk pada  kata baru pada Kedai Tua Baru. Menunya klasik, tapi penyajiannya dengan gaya baru.
 
Resto ini menawarkan bermacam menu lezat dengan harga terjangkau mulai Rp. 15 ribu, diantaranya Cumi Sambal, Ikan Cakalang, Ikan Layang Super. Juga ada Buntut Rempah yang memadukan cita rasa Indonesia-Malaysia melalui paduan bumbu yang kaya dan sambal Matah. Untuk menu Malaysia, ada Roti Canai, Teh Tarik dan Nasi Lemak Rendang Bakar.
 
Pengunjung bisa memilih bersantap di area indoor atau outdoor di bagian belakang. Tinggal pilih suka dimana. Anak muda mungkin lebih suka memilih outdoor sambil menikmati udara segar. Outdoor ditata dengan atmosfer garden space. Aneka tanaman hijau tumbuh mengelilingi area ini untuk mengimbangi asap rokok yang biasanya dilakukan oleh pengunjung di area terbuka.
 
Wenas mengatakan, Kedua Tua Baru membidik semua segmen termasuk keluarga, anak muda dan pekerja kantoran. Ia optimis, restonya bakal diminati masyarakat karena keunggulan-keunggulan di atas.