Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL R.E. Martadinata; Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Ke-52

 Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL R.E. Martadinata; Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Ke-52

Jakarta, Kabarindo– Sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun yang ke-52, yang jatuh di tanggal 22 Oktober, Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI AL R.E. Martadinata mengadakan kegiatan bakti sosial kepada warga di rumah susun (Rusun) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, dan masyarakat sekitar pada hari Minggu tanggal 6 November 2016.

Sebagai pusat rujukan di bidang kesehatan gigi dan mulut terkemuka di Indonesia, Ladokgi selalu aktif dalam memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mengadakan pelayanan gratis kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat umum yang membutuhkan. Bakti sosial kali ini, dalam rangka merayakan ulang tahun Ladokgi yang ke-52, dapat diselenggarakan dengan sukses berkat kerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pengurus Wilayah DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Di dalam sambutannya, Kepala Ladokgi Laksamana Pertama TNI drg. Bambang Sucahyo, Sp. Ort menyebutkan bahwa pelaksanaan bakti sosial merupakan wujud implementasi misi Ladokgi. “Salah satu misi dari Ladokgi R.E. Martadinata adalah memberikan dukungan dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara komprehensif dan spesialistik bagi para anggota TNI/Polri dan keluarga serta masyarakat umum.”

Oleh karenanya, drg. Bambang berjanji, kegiatan sosial Ladokgi tidak akan berhenti di sini. Kedepannya Ladokgi akan kembali mengadakan kegiatan bakti sosial lainnya guna memberikan pelayanan gigi dan mulut berkualitas kepada masyarakat di daerah lain secara gratis, bekerja sama dengan berbagai instansi lainnya.

Pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini melibatkan lebih dari 200 orang tenaga kesehatan, yang terdiri dari: dokter gigi, perawat gigi lapangan dan penyuluh kesehatan gigi dan mulut. Para tenaga kesehatan tersebut memberikan berbagai layanan secara cuma-cuma kepada masyarakat rusun Marunda seperti penyuluhan kesehatan umum serta kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan gigi, pengobatan gigi, pemberian obat-obatan, sikat gigi, obat dan gelas kumur serta pemeriksaan laboratorium sederhana (pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat).

Respon masyarakat rusun Marunda terhadap pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini sangat tinggi dan antusias, terbukti dari banyaknya warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, yaitu sekitar 1.000 orang pasien.

Akses masyarakat Indonesia terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama ini masih cukup rendah. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2013 (Riskesdas), yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan, ditemukan bahwa secara keseluruhan hanya 8,1 persen masyarakat Indonesia yang memiliki akses terhadap pelayanan tenaga medis gigi. Hal tersebut menjadi salah satu dasar pelaksanaan kegiatan bakti sosial oleh Ladokgi.

“Harapan kami dalam pelaksanaan bakti sosial ini selain memberikan informasi tentang kesehatan gigi dan mulut juga menjangkau masyarakat yang selama ini belum pernah mendapatkan pengobatan gigi dan mulut yang memadai,” ujar drg. Bambang.