XL Raih Pertumbuhan Pendapatan; Didorong Tingginya Penggunaan Layanan Data

  XL  Raih Pertumbuhan Pendapatan; Didorong Tingginya Penggunaan Layanan Data

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. mengumumkan kinerja keuangan semester I/2014.

Pendapatan XL naik 12% dari tahun lalu menjadi Rp. 11.6 triliun yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan layanan data yang meningkat 45%, sedangkan layanan percakapan  dan  SMS  masing-masing tumbuh 5% dari tahun lalu. Pemakaian pendapatan tumbuh 14% dari tahun lalu dan 16% dari kuartal sebelumnya.

Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, mengatakan pada Minggu (25/8/2014), peningkatan penggunaan layanan data mendorong  peningkatan trafik data hingga 158% dari tahun lalu. Layanan data juga meningkatkan kontribusi dari 22% pada tahun lalu menjadi 28% tahun ini terhadap total pemakaian pendapatan XL.

Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) naik 2% menjadi Rp. 4,3 triliun dengan marjin EBITDA sebesar 37%. Akibat meningkatnya beban bunga dari pinjaman untuk pembayaran Axis dan peningkatan kerugian Forex, XL mencatat kerugian Rp. 483 miliar pada semester I/2014.

XL telah membelanjakan Rp. 2,7 triliun untuk belanja modal yang menggunakan kombinasi dana internal dan hutang. Jumlah hutang XL naik menjadi Rp. 30,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp. 17,1  triliun yang mengakibatkan peningkatan hutang bersih/EBITDA dari 1.7x menjadi 3.2x pada semester I/2014.

Jumlah pelanggan XL mencapai 62,9 juta, naik 16% dibandingkan tahun lalu. Sedangkan  pelanggan data  mencapai 32,2 juta atau 51% dari total  pelanggan. Sementara pengguna smartphone mencapai 21% dari total pelanggan atau 13,3 juta selama kuartal I/2014.

Untuk terus mendukung layanan, XL terus menambah BTS termasuk Node B di berbagai wilayah di Indonesia. XL telah menambah 993 Node B sehingga mencapai lebih dari 15.000 Node B hingga semester I/ 2014. Total jumlah BTS (2G & 3G) saat ini mencapai 47.814 BTS. XL juga melakukan transformasi jaringan sejak awal 2014 sehingga meningkatkan kecepatan jaringan sebesar 150% dari sebelumnya dengan kapasitas lebih besar.

Untuk mengantisipasi peningkatan trafik ata di daerah pedesaan, XL sedang mengkaji opsi untuk meluncurkan teknologi U900 yang dapat membantu memperluas jangkauan layanan data di beberapa area sebagai perpanjangan frekuensi yang lebih tinggi di area yang padat.

Ujicoba telah dilakukan di Karawang dan Gresik, namun implementasi teknologi ini masih perlu dipertimbangkan. Meski secara teknis dapat dilakukan, intervensi di frekuensi 900 ini menyebabkan penurunan kualitas layanan data sehinggaXL mempertimbangkan untuk menerapkan solusi ini di daerah yang tidak ada intervensinya.