PT. SLP Surya TICON Internusa; Siap Bangun Fasilitas Pergudangan Modern Tahap Kedua

  PT. SLP Surya TICON Internusa; Siap Bangun Fasilitas Pergudangan Modern Tahap Kedua

Kerawang Timur, Jawa Barat, Kabarindo- Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan meningkatkan bisnis di bidang penyewaan dan pengadaan bangunan pabrik yang berkualitas standar dan bertaraf internasional.

Pekan ini PT. SLP Surya TICON Internusa ("SLP"), yang merupakan perusahaan patungan PT. Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dengan Mitsui Co.Ltd (Mitsui) dan TICON Industrial Connection PLC ("TICON") menggelar peluncuran pembangunan fasilitas pergudangan modern tahap kedua yang dilaksanakan di Suryacipta Techno park, Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Jawa Barat.
Acara ini juga sekaligus dilaksanakannya groundbreaking ready built factory for rent di lokasi yang sama.

Dalam sambutannya Soehartono Widjojo, Presiden Direktur SLP mengatakan, pada tahun 2016 ini kita memiliki harapan yang lebih optimis. Hal tersebut juga didorong dengan keyakinan Pemerintah Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih dari 5% pertahun, ujarnya di kawasan pergudangan Suryacipta, Kerawang, Jawa Barat, 18/01/2016.
Beliau juga mengutarakan, bahkan dengan adanya Asean One Market akan mempercepat serta menambah dan meningkatkan volume barang dan distribusi, dimana terbuka peluang bisnis logistic tersebut lebih bertambah 15% kedepan berkaitan meningkatnya kebutuhan akan fasilitas pergudangan di Indonesia, tukasnya.

SLP menandai acara peluncuran pembangunan pergudangan modern tahap kedua dan groundbreaking ready built factory ini, dengan penekanan tombol secara bersama sama oleh Johannes Suriadjaja-Presiden Direktur SSIA, Soehartono Widjojo-Presiden Direktur SLP, Yukio Takebe-Presiden Direktur & CEO PT. Mitsui Indonesia dan Virapan Pulges sebagai Managing Director di TICON Industrial Connection Plc.

SLP yang bergerak di bidang pembangunan,  penyewaan dan pengelolaan pergudangan dan pabrik siap pakai dan memiliki fasilitas pergudangan modern pertama di Indonesia dan berkualitas standar internasional ini, siap menawarkan fasilitas pergudangan modern dan ready built factory for rent kepada para pengusaha dan pelanggannya. Proyek pertama SLP sendiri berada di kawasan Industri Suryacipta yang telah memiliki berbagai fasilitas pendukung yang lengkap.
Soehartono Widjojo menjelaskan bahwa total luas lahan SLP di Suryacipta Techno park mencapai 22 hektar dan merupakan cluster persewaan gudang dan pabrik siap pakai yang terbesar di Indonesia dengan luas bangunan total mencapai 150.000 m2, jelasnya saat memberikan keterangan terkait total luas tanah kepada rekan media.

Pada tahap pertama SLP telah membangun fasilitas sewa pergudangan siap pakai yang terdiri dari 16 unit, dan telah beroperasi secara komersial sejak tahun 2014 dengan tingkat hunian mencapai 75%.
Dengan semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan Global, SLP berusaha untuk mengantisipasi prospek yang positif dan meningkatnya permintaan kebutuhan investor, yang mana di awal tahun 2016 ini, SLP siap membangun warehousing tahap kedua dan sekaligus mengawali pembangunan pabrik siap pakai.

Nantinya fasilitas persewaan gudang tahap kedua ini, terdiri dari 12 unit dengan luas total 28.000 m2, dimana luas per unit gudang yang disewakan ini rata-rata adalah 2.304 m2 dengan total nilai investasi untuk pembangunan bangunan gudang di luar nilai tanah adalah sebesar Rp. 96 miliar. Dan direncanakan fasilitas pergudangan tahap kedua ini akan resmi beroperasi secara komersial pada bulan Juli 2016.

Secara bersamaan SLP juga mempersiapkan fasilitas pabrik siap pakai sebanyak 7 unit dengan luas total 24.000 m2, dimana masing-masing unit berkisar antara 2,500 s/d 5.000 m2. SLP sendiri beroptimistis bahwa pabrik siap pakai ini akan cepat terserap pasar karena melihat animo kebutuhan dan.permintaan investor yang telah datang dan meninjau lokasi. Fasilitas pabrik siap pakai ini dibangun dengan total investasi Rp. 104 miliar di luar nilai tanah, dan menurut rencana akan resmi beroperasi secara komersial pada bulan September 2016.

SLP optimis bisnis logistik dan industri akan tumbuh meningkat di Indonesia dalam lima tahun kedepan. Berbagai program percepatan pembangunan infrastruktur dan paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah diyakini mampu mendorong investasi dan kinerja industri. Apalagi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) juga sudah terbuka sehingga volume perdagangan dan logistik di Indonesia akan semakin meningkat.
Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan penyewaan pergudangan dan pabrik,  selain di daearh Karawang, SLP juga akan terus memperluas dan mengembangkan usahanya di berbagai wilayah strategis di Indonesia, dimana antara lain daerah Cibitung, Marunda, kota Surabaya dan Makassar.

Partner joint venture SSIA, yaitu Mitsui dan TICON adalah merupakan perusahaan dagang dan logistic property terbesar di masing-masing negaranya. Seperti halnya TICON merupakan perusahaan logistik terbesar di Thailand, demikian pula MITSUI di Jepang, sehingga kedua perusahaan tersebut berhasil digandeng oleh SSIA dan joint venture antara SSIA, Mitsui dan TICON telah ditandatangani pada tanggal 7 April 2015 di Jakarta.

Untuk perluasan usaha, SLP  tidak berhenti hanya di wilayah Karawang saja, tetapi juga di berbagai lokasi di Indonesia, sesuai dengan visi nya untuk "Menjadi pengembang properti industri terbesar di Indonesia di bidang penyewaan gudang dan pabrik siap pakai dengan kualitas berstandar internasional".

SSIA. Mitsui dan TICON yakin bahwa dengan berbekal pengalaman dan pengetahuan masing-masing akan tercipta sinergi yang memberikan nilai tambah kepada SLP dan para pelanggannya, demikian harapan bersama perusahaan patungan (joint venture) tersebut. Dengan kerjasamanya, SSIA sebagai partner lokal akan menyumbangkan pengetahuannya dalam memperoleh lokasi terbaik bagi pengembangan properti industri, dan pelayanan kepada pelanggan untuk beroperasi di Indonesia. Disamping itu Mitsui akan membawa jaringan pemasaran global mereka khususnya pelanggan dari Jepang, sedangkan TICON akan menyumbangkan pengalaman mereka selama 25 tahun dalam mengembangkan bisnis penyewaan gudang dan pabrik siap pakai dengan berkualitas standar internasional yang tinggi.

Diharapkan Joint Venture ini akan membawa SLP terus memperluas jaringan dan memperkuat keunggulan kompetitif untuk menjadi pengembang properti terkemuka di bidang penyewaan gudang dan pabrik siap pakai yang berkualitas tinggi di Indonesia.
"Kami, Surya Internusa bersama Mitsui dan TICON siap menjadi perusahaan terkemuka dan terbesar dalam pengadaan dan penyewaan pergudangan dan pabrik yang berstandar internasional di Indonesia," tutur Johannes Suriadjaja, Presiden Direktur SSIA saat kesempatannya dalam memberikan sambutan.