Universitas Di Indonesia; Menangkan Enterprise Resource Management Challenge

   Universitas Di Indonesia; Menangkan Enterprise Resource Management Challenge

Surabaya, Kabarindo-  “Tim Pangeran” dari Prasetiya Mulya Business School Jakarta, Indonesia telah memenangkan Enterprise Resource Management (ERM) Challenge perdana yang diadakan di Singapura baru-baru ini.
 
ERM Challenge merupakan kompetisi Enterprise Resource Management antar universitas pertama di Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh Monsoon Academy, SIM University dan SAP dengan total hadiah 8.000 dolar Singapura di grand final.
 
Didukung oleh SAP, ERM Challenge 2015 merupakan kompetisi mahasiswa terbuka pertama dalam perencanaan sumber daya perusahaan di Asia Tenggara. Kampanye pendidikan ini merupakan bagian dari kemitraan SAP dengan universitas di Asia Pasifik untuk memberikan pelatihan teknologi SAP dan sertifikasi serta mempromosikan pengembangan keterampilan dan kerja TI.
 
Kompetisi tersebut menarik lebih dari 500 mahasiswa dari 20 universitas di seluruh Asia Tenggara untuk bersaing di putaran play-off mulai Januari-April di MonsoonSIM, sebuah platform simulasi bisnis berbasis cloud yang pertama dari jenisnya untuk mengajarkan konsep-konsep bisnis yang kompleks melalui pengalaman dari perkembangan game.
 
Monsoon Academy mengembangkan permainan melalui kerja sama dengan SAP, sementara SIM University menjadi tuan rumah ERM Challenge 2015 melalui Sekolah Sains dan Teknologi-nya untuk mempromosikan pendidikan teknologi untuk perusahaan di Asia Pasifik.
 
Tim pemenang, "Tim Pangeran" terdiri dari Michael Laurensius Massey, Eric Christian, Calvin Lim, Richard Kuncara dan Ignatius Egan Jonatan dari Prasetiya Mulya Business School Jakarta.
 
"Kami sangat gembira banyak mahasiswa berpartisipasi dalam ERM Challenge. Ini merupakan pendekatan yang benar-benar baru dan menyenangkan untuk mempelajari bisnis dan teknologi melalui gamification. Kami berharap dapat menginspirasi generasi millenial untuk berpikir tentang bisnis hyperconnectivity saat ini serta membekali mereka dengan keterampilan dan alat untuk membuat keputusan secara real-time,” kata Manik Narayan Saha, Chief Information Officer  SAP APJ dalam rilis awal pekan ini.
 
Professor Cheong Hee Kiat, President SIM University, menambahkan tantangan tersebut bukan hanya untuk bersaing, tetapi harus dilakukan untuk belajar tentang bagaimana mengatur perencanaan sumber daya perusahaan di dunia nyata. Hal ini mengilhami mahasiswa untuk menerapkan pembelajaran ini dalam mengembangkan perusahaan mereka saat ini dan di masa depan.