Home - Film Perancis Terbaik; Di Ajang Festival Film Internasional



Kontributor : Teks & Foto: Hermini KOPIKabarindo

Bertema Lingkungan Hidup

Jakarta, Kabarindo- Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan Internasional Film Festival for Environment, Health and Culture (IFFEHC), salah satu festival lingkungan hidup terbesar di Asia Pasifik menggelar acara Malam Penganugerahan yang dilaksanakan di Studio XXI Planet Hollywood, Jakarta.

Dalam acara tersebut, 'Home' film besutan sutradara asal Perancis Yann Arthus -Bertrand di dapuk sebagai film terbaik tahun ini. Film ini di produseri oleh sutradara kawakan Luc Besson yang sukses dengan film Taxi, Lucy, Nikita, The Messenger: The Story of Joan of Arc, Atlantis dan lain-lain juga dinarasikan oleh sang sutradara bersama dengan aktris Salma Hayek, Glen Close, Jacques Gamblin dan Zhou Xun digadang-gadang sebagai film dokumenter perubahan dunia.

Film Home sendiri mengangkat tema tentang lingkungan di sekitar kita dan bagaimana memperbaikinya dan mengajak masyarakat dunia untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

"Terpilihnya film 'Home' karena film ini sarat dengan pesan sosial tentang lingkungan hidup dan memiliki teknik sinematografi yang luar biasa," jelas Damien Dematra selaku founder dan director festival ini.

Film Perancis ini dibuat dengan hampir semua pengambilan dilakukan dengan helikopter dan dilakukan di  lima benua dan dikemas dalam durasi kurang lebih satu setengah jam.

Festival ini bekerjasama dengan Asia Pasifik Internasional Filmmakers & Awards (APIFA), World Film Award (WFA) dan Internasional Film Festival For Family, Against Drug Abuse & Trafficking (IFFADAT) sertdi hadiri langsung oleh para pemenang festival tersebut, diantaranya Jennifer Perrot dari Australia, Patrice Goldberg dan Cyril Fluery dari Belgia, Marta Ferreras Viruete dari Spanyol, Dr. Jeideep Singh Chauhan dan Vivek Kumar dari India, Rainer Raschewski dan Daniela Steffek dari Jerman, Megan Rohrer dan Robin Shou dari Amerika Serikat, Carlos Tabunda, Citedina Zarate, Carlo Jay O. Cuevas, Dennis Garcia dan Angelica Orlina dari Filipina, Novrizal selaku Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Erna Santoso perwakilan dari Dewan Kreatif Rakyat (DKR).

Sedangkan World Environment sendiri dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diperingati setiap tanggal 5 Juni dengan tema Go Wild for Life atau selamatkan tumbuhan dan satwa liar untuk kehidupan.

"Harapan saya spirit tentang penyelamatan tumbuhan dan satwa liar tersebut akan merasuki dan ikut memberikan jiwa pada festival film lingkungan hidup internasional ini," papar Novrizal dalam sambutannya.




Berita Lainnya
Made In Rusia; Usung Kuliner & Produk Sambangi Indonesia

Surabaya, Kabarindo- Untuk pertama kalinya produsen makanan Rusia datang ke Indonesia dan berpartisipasi dalam acara makanan internasional yang bertajuk SIAL Interfood Inspire Food Business Jakarta 2017 di


Indosat Ooredoo; Rayakan 50 Tahun Layani Masyarakat

Surabaya, Kabarindo- Indosat Ooredoo merayakan ulang tahunnya yang ke-50 dan menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah mewujudkan masyarakat digital Indonesia.

Komitmen tersebut direfleksikan dalam berbagai kegiatan


Segar & Sehat; Dengan Minuman Dari Aloe Vera

Surabaya, Kabarindo- Aloe vera yang lebih dikenal sebagai lidah buaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan dan kecantikan.

Dari sisi kesehatan, tanaman bergerigi dan berwarna hijau ini


Kantongi Sertifikasi ISO 27001, XL Axiata Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. meraih Sertifikasi ISO 27001 sebagai standar baku penerapan Information Security Management System (ISMS).

Sertifikasi ini diberikan kepada suatu perusahaan atas