RS Husada Utama Surabaya; Punya Klinik Urogyn



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Bantu pasien perempuan atasi masalah uro-ginekologi sejak usia bayi hingga menopause

Surabaya, Kabarindo- Masalah kesehatan yang dialami perempuan semakin kompleks sehingga membutuhkan klinik khusus dengan para dokter spesialis yang memberikan penanganan secara menyeluruh.
 
Salah satu masalah kesehatan yang dialami perempuan adalah uro-ginekologi yang mendorong RS Husada Utama (RSHU) Surabaya untuk mengoperasikan Klinik Urogyn (Uroginekologi Rekonstrusi). Tujuannya membantu mengatasi para perempuan yang memiliki masalah uro-ginekologi sejak usia bayi hingga menopause.
 
Klinik tersebut memiliki tim dokter yang terdiri dari dr. Hari Paraton, SpOG (K), dr. Gatot Hardianto, SpOG (K), dr. Eighty Mardiyan, SpOG (K), dr. Azami Denas Azinar, SpOG dan dr. Dwinanto Ananda, SpOG.
 
Dr. Hari SpOG memaparkan, Uroginekologi Rekontruksi adalah pengetahuan dan keterampilan di bidang obstetric ginekologi untuk mengatasi masalah perempuan berupa gangguan kekendoran otot panggul, gangguan berkemih, kelainan bawaan, trauma persalinan, tumor vagina dan gangguan hubungan seks.Klinik tersebut.
 
Klinik memberikan layanan mulai dari tahap pemeriksaan, pengobatan dan rehabilitasi serta edukasi untuk menambah pengetahuan pasien di bidang medis khususnya gangguan yang dialami guna membangun pemahaman tentang kesembuhan yang optimal.
 
“Klinik Urogyn memberikan layanan komprehensif di bidang uroginekologi secara poliklinis, kuratif, preventif dan rehabilitasi,” ujar dr. Hari Paraton SpOG dalam pembukaan klinik pada Sabtu (9/5/2015).
 
Pada kesempatan tersebut diadakan bincang santai tentang kesehatan wanita dengan pembicara dr. Gatut Hardianto, SpOG (K) yang memaparkan topik “Turun Berok (Rahim Turun) adakah solusinya?” dan dr. Eighty Mardiyan, SpOG (K) dengan topik “Beser & Infeksi Saluran Kemih pada Wanita”.
 
Dr. Eighty merujuk pada data yang menyebutkan prevalensi beser pada pasien perempuan mencapai 11,3%-62,7%. Kondisi ini membuat mereka jadi malu, rendah diri, menghindari keramaian dan selalu memakai pembalut sehingga terasa mengganggu.
 
Overactive bladder (OAB) yaitu ketidakmampuan menahan urin untuk berkemih normal juga bisa dialami perempuan. Kondisi ini membuat penderita berkemih hingga 8 kali sehari dan bangun saat tidur malam untuk berkemih lebih dari 2 kali.
 
Dr. Gatut SpOG menjelaskan, pengobatan yang dapat diberikan klinik meliputi pengobatan kuratif, preventif dan rehabilitasi. Pengobatan kuratif bertujuan menyembuhkan pasien, berupa pengobatan poliklinis atau operasi. Kemudian pengobatan preventif ditujukan pada kasus ringan yang bisa diatasi dengan pengobatan poliklinis / rawat jalan. Sedangkan pehabilitasi adalah pengobatan secara rawat jalan sebagai kelanjutan pengobatan kuratif agar pasien memperoleh hasil kesembuhan maksimal.
 
Kasus dan prosedur yang dilakukan meliputi:
 
Prolaps Genitalia
Dalam bahasa awam disebut turun berok atau rahim turun. Suatu keadaan turunnya rahim, dinding vagina, sehingga menimbulkan keluhan tidak nyaman di perut bagian bawah dan keluarnya benjolan di vagina. Meliputi prolaps uteri apabila rahim yang turun adalah sistokel, hanya kandungan kemih yang turun, dan rektokel yaitu usus besar menonjol di dinding belakang vagina. Umumnya prolaps uteri disertai dengan sistokel dan rektokel.
 
Inkontinensia
Yang mencakup Alvi dan Inkontinensia. Alvi yaitu tidak mampu menahan buang angin (flatus) atau selalu keluar feses yang tidak diharapkan. Sedangkan Inkontinensia mencakup inkontinensia urine yaitu gangguan sulit menahan keluarnya urin. Meliputi Inkontinensia Sterss (SI) yaitu keluarnya urin saat batuk, bersin, tertawa, berdiri, sujud dan melompat. Serta Overactive bladder (OAB) yaitu ketidakmampuan menahan urin untuk berkemih normal, sering berkemih, ngompol, mendadak muncul rasa ingin berkemih (kebelet) yang sulit ditahan.
 
Trauma
Trauma atau cedera pada umumnya diakibatkan persalinan normal melalui vagina kemudian mengalami gangguan penyembuhan sehingga menimbulkan gangguan fungsi buang air besar (inkontinensia alvi, fistula rektovagina), kencing keluar setiap saat karena adanya lubang yang menghubungkan kandung kemih dan vagina (fistula urinarius), sulit menahan berkemih dan keluar feses dari vagina. Jahitan luka di vagina yang mengalami gangguan penyembuhan dapat berakibat gangguan saat senggama atau secara kosmetik kurang nyaman.
 
Kelainan bawaan
Kelainan bawaan pada perempuan dapat dideteksi sejak bayi baru lahir, namun sering diketahui setelah beranjak dewasa.
 
Kelainan tersebut meliputi:
Klitoromegali, pembesaran klitoris sehingga mirip dengan penis. Ditemukan pada anak perempuan dengan gangguan Congenital Adrenal Hiperplasia.
Agenesis Vagina, liang vagina tidak berbentuk.
Septum Vagina, vagina buntu, sehingga darah menstruasi tidak dapat keluar.
 
Tumor Vagina
Kista vagina (gardner cyst) pada dinding vagina.
Tumor dinding vagina.
 
Gangguan hubungan seks
Gangguan hubungan seks pada perempuan meliputi nyeri saat senggama (dyspareunia), gangguan araousal, gangguan orgasme.
 
Klinik Urogyn memberikan layanan konservatif / rehabilitatif maupun operasi.
 
Layanan konservatif / rehabilitatif
Layanan ginekologi rutin atau skrining, pemeriksaan USG, Pap Smear.
Pemasangan pessarium, pemasangan gelang pada vagina untuk mengatasi gangguan prolaps.
Penguatan otot dasar panggul dengan biofeedback, latihan interaktif yang menyenangkan karena pasien dapat mengetahui dan mengukur kekuatan otot panggulnya secara obyektif.
Dilatasi, prosedur memperluas diameter vagina untuk mendapatkan ukuran normal.
 
Layanan operasi
Operasi tranvaginal, operasi melalui jalur vagina untuk memperbaiki prolap, sitokel, rektokel memperkuat otot dasar panggul dan menutup lubang fistula.
Operasi trans abdominal, operasi melalui dinding perut untuk memperbaiki posisi rahim (prolaps yang masih mengharapkan bisa hamil).
Operasi plastik, berupa prosedur koreksi anatomi untuk mendapatkan bentuk dan fungsi lebih baik berupa labioplasty, vaginoplasty, neo-vagina (membuat liang vagina).
TVT / TOT (Tension – Free Vaginal Tape/ trans Obturator), pemasangan pita untuk memperbaiki gangguan berkemih tipe SI.
 
Namun dr. Gatut mengatakan, penanganan pasien tidak harus dengan operasi, melainkan bisa dengan layanan konservatif.




Berita Lainnya
Metland Pasarkan Vila Royal Venya Ubud; Di Bali

Surabaya, Kabarindo- Pengembang properti PT Metropolitan Land Tbk (Metland) meluncurkan proyek terbaru Royal Venya Ubud di kawasan Ubud, Bali.

Royal Venya Ubud merupakan komplek vila mewah


Konser Kebangsaan RRI; Hibur Masyarakat Di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya

Surabaya, Kabarindo- RRI menghibur masyarakat dengan menggelar Konser Kebangsaan bertajuk Berkarya Dengan Semangat Kepahlawanan di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya, pada Sabtu (18/11/2017) malam.

Menurut Soleman


Pemkab Klungkung; Punya Program Padat Karya

Semarapura, Kabarindo - Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali melaksanakan program pola padat karya yang mampu membangun insfrastruktur jalan, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan usaha ekonomi masyarakat setempat.


Inggris Dukung NKRI; Papua Tak Terpisahkan

Sorong, Kabarindo- Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam