11-August-2009-10:09:38

IPTV vs NetTV


Seiring berkembangnya teknologi telekomunikasi, teknologi pertelevisian juga mengalami perkembangan. Jika dahulu televisi mengenal istilah Prime Time yang biasanya sekitar jam 7 malam dimana seluruh anggota keluarga berkumpul makan malam bersama, kini berubah menjadi My Time. Saat Prime Time ini biasanya dimanfaatkan oleh produsen produk dan jasa untuk beriklan dengan membayar biaya lebih mahal untuk iklan di slot waktu ini. Acara yang ditampilkan diwaktu inipun, dipilih yang diminati oleh banyak pemirsa.

Lantas bagaimana bila penonton menginginkan menonton acara sinetron, Kick Andy ataupun The Master yang tidak sempat ditonton sebelumnya? Kini teknologi telah memungkinkan acara-acara favorit tersebut ditonton kapan saja dan dimana saja penonton menginginkannya. Inilah yang dimaksud dengan My Time. Dengan semakin terjangkaunya biaya akses internet cepat didukung dengan gadget-gadget, kini memungkinkan pengguna untuk menonton TV dari laptop ataupun gadget dimana saja dan kapan saja. Saat menunggu busway, macet dijalan ataupun saat luang di kantor dimanfaatkan untuk menonton.

Teknologi yang memungkinkan hal ini adalah teknologi NetTV (internet TV) dan IPTV (Internet Protocol TV). Apa beda keduanya? Perbedaannya dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Net TV adalah menonton video, klip musik dari konten-konten yang tersedia di internet, diakses dari ISP (Internet Service Provider) manapun, biasanya tanpa perlu berlangganan dan kualitas rendah karena konten ini dibuat secara amatir.  

Menonton Net TV bisa dari laptop, PC, atau HP kapan saja, dimajukan , di pause ataupun disimpan untuk dilihat kembali kemudian. Contoh NetTV adalah You Tube. Di You Tube kita bisa menonton sinetron Air

Mata Cinta yang tidak sempat ditonton sebelumnya, klip lagu Tak Gendong’ Mbah Surip ataupun konser Anggun di Perancis. Bila butuh hiburan saat jenuh di kantor ataupun sambil menunggu antrian, dapat melihat video komedi di You Tube dan situs-situs lainnya yang juga menyediakan tempat untuk menampung video-video buatan para amatir.  

NetTV diluar negeri kini sudah mulai menyediakan konten-konten buatan profesional, seperti I-Player di BBC Inggris, namun untuk mengakses konten ini biasanya dikenakan biaya berlangganan ataupun dibatasi hanya dapat diakses oleh pelanggan ISP tertentu saja.  

Berbeda dengan NetTV, IPTV adalah teknologi terkini dengan konten kualitas tinggi, biasanya hanya dapat diakses dengan cara berlangganan pada salah satu ISP. IPTV memungkinkan menonton acara premium seperti HBO, Disney Channel ataupun konten FTA (Free To Air) seperti RCTI, SCTV dll di rumah dengan menggunakan internet protokol dengan kecepatan tinggi sehingga memberikan kualitas gambar yang lebih baik. Selain acara TV berbayar dan free tersebut, biasanya ada juga konten-konten berkualitas yang diproduksi ataupun khusus disediakan oleh ISP untuk edukasi, entertainment dll yang dapat disimpan, pause, ataupun forward.  

IPTV saat ini sangat populer di luar negeri seperti Hong Kong, Singapore dan Eropa. Hadirnya IPTV memungkinkan banyak hal yang tidak terpikirkan sebelumnya, misalnya tele-education yang memungkinkan belajar jarak jauh, tele-shopping untuk belanja dari rumah, bahkan juga tele medicine untuk bantuan pengobatan jarak jauh.

Di Indonesia, IPTV akan segera hadir pada akhir tahun 2009 yang dipelopori oleh Telkom sebagai pemimpin pasar internet di Indonesia. Kehadiran IPTV akan menghadirkan cara baru menonton televisi dan tentunya akan memberikan pilihan lebih bagi masyarakat dalam menentukan pilihan tontonan yang berkualitas dan bermanfaat.

Tahun depan, para wanita Indonesia akan bisa menonton TV sambil belanja dan belajar bahasa Inggris dari rumah dengan IPTV.

Menakjubkan bukan?  
 
 

 

( Sri Safitri )