XL Axiata Sediakan Akses Alternatif; Ke Jaringan Internet Global

Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Dukung pembangunan sistem komunikasi kabel laut Australia-Indonesia-Singapura

Surabaya, Kabarindo-  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terlibat penuh dalam pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapura yang menghubungkan Australia dengan Singapura dan melalui perairan Indonesia.

Dengan Anyer di wilayah Banten sebagai titik pendaratan (landing point), SKKL ini akan menyediakan alternatif akses internet dari Indonesia ke jaringan global melalui Australia. Hingga saat ini proses pembangunan jaringan sepanjang 4,600 km masih berjalan dan siap untuk beroperasi pada kuartal III/2018.

Presiden Direktur & CEO of XL Axiata, Dian Siswarini, mengatakan keberadaan SKKL Australia–Indonesia-Singapura ini merupakan sarana infrastruktur yang strategis bagi perkembangan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia, karena menyediakan konektivitas berkapasitas besar ke Singapura, terutama ke Australia yang selanjutnya bisa menjadi jalur alternatif ke jaringan global.

“Dengan kapasitas mencapai 30Tb untuk jalur Jakarta dan Singapura serta 20Tb antara Jakarta-Perth, SKKL  ini mampu menyediakan kapasitas hingga 6x lipat dari total kapasitas jaringan internasional dari Indonesia saat ini,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Kamis (14/12/2017)..

Dian menambahkan, ketersediaan kapasitas/bandwidth yang sangat besar juga akan dapat dinikmati pelanggan XL Axiata, termasuk pelanggan korporasi dan penyedia jasa layanan internet di Indonesia. Selain itu, rute alternatif melalui Australia yang masih terbatas, akan mengurangi ketergantungan terhadap Singapura yang hingga saat ini merupakan jalur utama untuk menyalurkan trafik dari Indonesia ke jaringan global dan rawan gempa bumi. Jika terjadi gangguan pada jaringan internet melalui Singapura, maka akses internet dari Indonesia menuju jaringan global tidak akan ikut terganggu, karena tersedia pilihan untuk bisa dialihkan melalui jalur alternatif tersebut.

Chairman Vocus Group Vaughan Bowen mengatakan, keberadaan jaringan ini penting untuk mendukung perkembangan infrastruktur TIK di Indonesia. Untuk kali pertama, ini merupakan sebuah hub di tengah arus trafik yang menghubungkan Asia dan Amerika Utara dan bukan menjadi sebuah akhir dari jaringan fiber optik di kawasan tersebut.

Dalam proyek yang dikerjakan oleh Alcatel Submarine Network (ASN) ini, XL Axiata turut menjadi landing partner, administrator dan perwakilan SKKL Australia-Indonesia-Singapura di Indonesia.

Bertambahnya ketersediaan kapasitas bandwidth melalui SKKL Australia-Indonesia-Singapura ini akan memberikan dampak signifikan terutama dalam struktur biaya akses internasional melalui rute selatan antara Indonesia dan Australia menuju Amerika yang masih terbatas. Jalur internet global melalui Australia ini juga lebih aman dibandingkan melalui Luzon Strait, Filipina, yang rentan dengan gempa bumi.

Selain kapasitas yang besar dan rute alternatif selain melalui Singapura, secara teknis keunggulan SKKL ini bisa dilihat dari spesifikasinya, antara lain memiliki 4 Fibre Pairs yang menyediakan fleksibilitas koneksi, monitoring 24 jam, 7 hari seminggu dan DC yang menghubungkan Australia dan Singapura.

Penyediaan SKKL Australia-Indonesia-Singapura ini juga merupakan langkah XL Axiata dalam memenuhi komitmen menyediakan infrastruktur untuk akses internet global yang lebih baik sehingga bisa mendukung visi pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan semakin banyak alternatif akses ke jaringan internet global, maka akan bisa mendorong tersedianya pilihan jalur yang terbaik, termasuk dari sisi ekonomi dan bisnis, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi penyediaan layanan internet yang berkualitas dengan tarif yang semakin terjangkau.









Berita Lainnya
MD Magic Scaraway; Atasi Bercak Kehitaman & Scar Bekas Jerawat

Surabaya, Kabarindo- Setiap orang pasti pernah mengalami masalah jerawat, yang ringan ataupun yang berat, terutama pada usia remaja yang mengalami perubahan hormonal.

Jerawat bisa hilang setelah


Crown Group Garap Proyek; Senilai Rp 50 Triliun

Surabaya, Kabarindo- Nilai total proyek yang sedang dan akan digarap perusahaan properti Australia, Crown Group, mencapai puluhan triliun. Hal ini diungkapkan Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate


Terapkan Internet of Things; Banyak Perusahaan Di Asia Pasifik Capai Kemajuan Bisnis

Surabaya, Kabarindo- Internet of Things (IoT) telah lama diidamkan sebagai pondasi untuk berbagai terobosan dalam artificial intelligence (AI), robotik dan kemajuan lainnya.

Para eksekutif dituntut untuk


Indonesia Sambut Lenovo Miix 630; Awesome !

Jakarta, Kabarindo- Dalam rangkaian acara CES® 2018 tahun ini, Lenovo memperkenalkan hasil kerjasamanya dengan Qualcomm® and Microsoft® untuk mempersembahkan komputasi mobile kepada pelanggan dalam cara baru.