Adopsi Platform IoT; Bakal Jadi Tren TI Pada 2018

Kontributor : Teks: Natalia Trijaji / Foto2: IsT (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

10 tren kunci untuk pasar teknologi Asia Pasifik

Surabaya, Kabarindo- Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi, Ltd. merilis tren teknologi untuk kawasan Asia Pasifik pada 2018. Tren ini diprediksi oleh Hubert Yoshida (Chief Technology Officer) dan Russel Skingsley (Chief Technology Officer Asia Pacific).

Adopsi platform Internet of Things (IoT) akan mendominasi strategi perusahaan IT pada 2018. Yoshida dan Skingsley mengidentifikasi 10 tren kunci untuk pasar teknologi Asia Pasifik pada 2018 dalam rilis yang diterima pada Selasa (12/12/2017).

1. TI akan mengadopsi platform IoT untuk memfasilitasi solusi aplikasi IoT

Solusi IoT memberikan wawasan berharga untuk mendukung transformasi digital dan dengan cepat menjadi keharusan di hampir semua sektor industri dan pasar. TI harus bekerja sama dengan pihak operasi bisnis untuk fokus pada kebutuhan bisnis yang spesifik dan menentukan ruang lingkup proyek IoT.

2. Penyimpanan obyek menjadi cerdas

Perusahaan memulai transformasi digital pada tahun ini, namun menghadapi kemampuan untuk mengakses data yang sering dikunci di “pulau” terpencil yang menjadikannya mahal untuk diekstrak dan digunakan. Pulau-pulau ini dibangun dan tidak untuk dibagi-bagi. Banyak “pulau” yang  mengandung duplikasi data atau data usang atau tidak lagi digunakan.

3. Analisis dan kecerdasan buatan

Pada 2018 akan terlihat pertumbuhan analisis dan kecerdasan buatan (AI – artificial intelligence) di seluruh area, karena perusahaan melihat keuntungan nyata atas investasi pada kedua hal tersebut. Menurut IDC, pertumbuhan pendapatan dari produk berbasis informasi akan melipatgandakan sisa portofolio produk dan layanan pada sepertiga perusahaan Fortune 500 pada akhir 2017.

4.Adopsi video analisis lebih luas

Konten video analisis akan menjadi “mata ketiga” untuk wawasan yang lebih besar, produktivitas dan efisiensi dalam jumlah domain di luar keamanan publik. Algoritma yang mendeteksi secara otomatis yang digabung dengan informasi IoT lainnya, seperti GPS ponsel dan feeds sosial media, akan diterapkan pada jenis-jenis bisnis yang luas, seperti ritel, kesehatan, otomotif, manufaktur, pendidikan dan hiburan.
 
5. Perpanjangan metodologi agile di seluruh perusahaan

Semua pembahasan transformasi digital adalah tentang efisiensi dan bekerja sama untuk mendorong hasil bisnis yang lebih cepat dan lebih relevan. Inilah sebabnya lebih banyak lagi organisasi teknologi informasi yang mengadopsi metodologi agile.

6. Tata kelola data 2.0

Pada 2018 akan terlihat tantangan baru dalam tata kelola data yang mengharuskan organisasi menerapkan kerangka kerja baru. Tantangan terbesar akan datang dari Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) yang memberikan Uni Eropa lebih banyak kendali atas data pribadi mereka. Peraturan ini akan menaikkan biaya dan meningkatkan risiko yang terkait dalam mengumpulkan dan menyimpan data pribadi. Pelanggaran GDPR bisa menghadapi denda hingga 21,75 juta dolar AS atau 4% dari total omzet tahunan Uni Eropa pada tahun sebelumnya.

7. Kontainer mengaktifkan gerakan ke tingkat virtualisasi berikutnya

Virtualisasi berbasis kontainer adalah teknologi virtualisasi terbaru yang bakal diterima lebih luas pada 2018. Disebut sebagai generasi baru mesin virtual (VMs), yang mendeskripsikan seluruh perangkat termasuk sistem operasi (OS), kontainer hanya terdiri dari aplikasi dan semua ketergantungan yang dibutuhkan aplikasi.

8. Blockchain makin diterima

Menurut Yoshida, blockchain akan menjadi berita pada 2018 karena dua alasan.
Pertama adalah penggunaan cryptocurrencies yang makin meningkat tahun ini sebagai mata uang yang stabil di negara-negara yang diganggu oleh hiperinflasi.

Kedua, meningkatnya penggunaan blockchain di sektor keuangan untuk proses rutin seperti fungsi peraturan internal, dokumentasi pelanggan dan pengarsipan peraturan. Transfer dana antar bank melalui buku besar blockchain juga diperkirakan akan meningkat pada 2018.

9. Waktu tepat untuk otentikasi biometrik

Meningkatnya jumlah password yang dibutuhkan oleh konsumen saat ini juga akan mendukung pergeseran menuju otentikasi biometrik pada 2018.

10. Pencitaan nilai

Produsen dan konsumen tidak bisa lagi bertahan di dunia digital dengan pendekatan tradisional untuk penciptaan nilai. Di dunia digital, terjadi laju perubahan tanpa henti dan masalah dengan kekaburan domain dan batasan industri. Produsen tidak perlu waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan solusi dan konsumen tidak dapat merencanakan bisnis mereka dalam peta multi-tahun yang mungkin tidak memberikan apa yang mereka butuhkan.































Berita Lainnya
MD Magic Scaraway; Atasi Bercak Kehitaman & Scar Bekas Jerawat

Surabaya, Kabarindo- Setiap orang pasti pernah mengalami masalah jerawat, yang ringan ataupun yang berat, terutama pada usia remaja yang mengalami perubahan hormonal.

Jerawat bisa hilang setelah


Crown Group Garap Proyek; Senilai Rp 50 Triliun

Surabaya, Kabarindo- Nilai total proyek yang sedang dan akan digarap perusahaan properti Australia, Crown Group, mencapai puluhan triliun. Hal ini diungkapkan Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate


Terapkan Internet of Things; Banyak Perusahaan Di Asia Pasifik Capai Kemajuan Bisnis

Surabaya, Kabarindo- Internet of Things (IoT) telah lama diidamkan sebagai pondasi untuk berbagai terobosan dalam artificial intelligence (AI), robotik dan kemajuan lainnya.

Para eksekutif dituntut untuk


Indonesia Sambut Lenovo Miix 630; Awesome !

Jakarta, Kabarindo- Dalam rangkaian acara CES® 2018 tahun ini, Lenovo memperkenalkan hasil kerjasamanya dengan Qualcomm® and Microsoft® untuk mempersembahkan komputasi mobile kepada pelanggan dalam cara baru.