PMI Jatim & Jateng; Galang Kesiapsiagaan



Kontributor : Teks; Arul Arista / Foto2: IsT

Kolaborasi Cerdas

Jawa Tengah, Kabarindo- Mengantisipasi dampak musim hujan, PMI Provinsi Jawa Tengah dan PMI Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Platfrom Bengawan Solo dan Pertemuan Forum Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Bengawan Solo yang diikuti PMI kabupaten-kota di sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai) Bengawan Solo, pada 21-24 November 2017 di Solo.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana, mengungkapkan bahwa musim hujan ini akan mempengaruhi debit air Sungai Bengawan Solo. “Bulan Desember nanti diprediksi curah hujan akan tinggi, sehingga perlu mengantisipasi  luapan air dari sungai Bengawan Solo,” ujarnya saat membuka kegiatan di Solo, Rabu siang (22/11).

Sarwa yang juga Ketua Bidang PB (Penanggulangan Bencana) PMI Jateng mengingatkan, pelibatan aktif anggota Sibat akan meningkatkan jejaring informasi kesiapsiagaan. “Salah satu upaya PMI, yakni memperkuat kapasitas masyarakat dalam meningkatan jejaring melalui forum semacam ini, melalui Posko sibat dan media sosial,” pesan Sarwa.

Seluruh BPBD dan PMI di Jawa Tengah telah dihimbau untuk siaga mengantisipasi berbagai dampak musim hujan, dengan menyiapkan personil dan perlengkapannya, serta melibatkan komunitas di masyarakat. “Jalin komunikasi aktif juga dengan pemerintah setempat seperti BPBD dan dinas terkait,” pesannya.

Pertemuan dihadiri staf bidang PB dan anggota Sibat dari wilayah Jawa Tengah yakni PMI Kota Surakarta, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Karanganyar. Sedangkan dari Jawa Timur meliputi Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Lamongan.

Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat PMI Jateng, Dwi Handoko mengatakan tujuan pertemuan yang didukung oleh IFRC (International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies) dan Zurich Insurence Indonesia ini, untuk membangun komitmen bersama dalam rangka mendorong ketangguhan masyarakat menghadapi dan mengelola risiko bencana daerah aliran Sungai Bengawan Solo.

“Mensinergikan sumberdaya para pemangku kepentingan penanggulangan bencana, dan sektor lain yang bersinggungan dalam mencapai agenda bersama mengurangi risiko bencana dan di daerah aliran Sungai Bengawan Solo selaras dengan kebijakan dan pembangunan daerah,” katanya.




Berita Lainnya
Citra Pariwara; Rayakan 30 Tahun Ajang Kompetisi Kreatif Periklanan Indonesia

Jakarta, Kabarindo- Citra Pariwara, satu-satunya festival kreatif periklanan di Indonesia yang terselenggara secara konsisten setiap tahun, pada tahun ini memasuki tahun ke-30.

Diselenggarakan oleh Persatuan


SAMSUNG Raih Kotra Award 2017; DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT INDONESIA

Jakarta, Kabarindo– PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) melalui divisi Corporate Citizenship mendapatkan penghargaan tertinggi dari Menteri Perdagangan, Industri & Energi Korea melalui ajang KOTRA  (Korea Trade –


Danamon Penghujung Tahun; Hadirkan Kartu Kredit World Elite

Jakarta, Kabarindo- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menghadirkan kartu kredit untuk segmen premium yaitu Danamon World Elite™ Mastercard® dengan fitur-fitur eksklusif untuk nasabah high net worth


Aktor Televisi Superstar Shakti Arora Gandeng EscapeX; Rilis Aplikasi Mobile

Jakarta, Kabarindo- Shakti Arora mengumumkan diluncurkannya aplikasi mobile resmi Shakti Arora yang berkolaborasi dengan perusahaan teknologi berbasis di New York EscapeX.

Aplikasi resmi Shakti Arora