THE PHANTOM OF THE OPERA; Kini Hadir DI PANGGUNG TEATER LSPR

Kontributor : Teks; Asrul Muchsen / Foto2: IsT

Memesona

Jakarta, Kabarindo- LSPR Teatro – salah satu unit kegiatan mahasiswa London School of Public Relations – Jakarta (LSPR – Jakarta) mempersembahkan sebuah teater musikal berjudul The Phantom of The Opera yang dipentaskan pada 2 – 5 November 2017 di Prof. Djajusman Auditorium & Performance Hall, LSPR-Jakarta.

The Phantom of The Opera adalah kisah romansa musikal sosok mistis bertopeng bernama Erik (The Phantom) yang berakhir dengan tragis. Erik (The Phantom) menjalani hidupnya di bawah Palais Garnier Opera House, Paris pada abad ke-19. Rasa cinta dan obsesinya terhadap salah seorang balerina, Christine Daae, membuat Erik (The Phantom) secara diam-diam melatih dan mengontrol gadis bersuara opera tersebut. Christine mengagumi Erik (The Phantom) dan bahkan menganggapnya sebagai Angel of Music.

Pergolakan terjadi ketika teman kecil Christine, Raoul, Vicomte De Chagny kembali ke kehidupannya dan berusaha membebaskan Christine dari Erik (The Phantom).  Dengan kekuatan mistis, Erik (The Phantom) mengancam Christine dan berusaha memisahkannya dari Raoul yang jatuh cinta pada Christine.

“Setelah 16 tahun pengalaman dalam pementasan Teater Musikal Broadway, pada akhirnya LSPR Teatro memilih judul legendaris ini sebagai produksi ke 17. The Phantom Of The Opera mewakili cinta, simpati, obsesi, kemarahan, ketakutan, pengorbanan, dan pengkhianatan. Melalui musik opera, lirik lagu, kostum dan set desain, LSPR Teatro akan membawa anda ke dalam kegelapan yang indah dan penuh cinta” ujar Renata Tirta Kurniawan, General and Creative DirectorLSPR Teatro.

Menurut Imanuel Hutagalung, M.Sc, Deputy Director III LSPR Jakarta & Advisor LSPR Teatro, LSPR Teatro merupakan salah satu club atau unit kegiatan mahasiswa yang berada dibawah naungan LSPR Student League, organisasi kemahasiswaan tertinggi di LSPR - Jakarta. LSPR Teatro merupakan salah satu club kebanggaan LSPR Jakarta, setiap tahunnya mereka berhasil menampilkan produksi teater musikal yang mampu memukau para penonton dalam setiap pementasannya.

The Phantom of The Opera telah berhasil memikat penonton di Her Majesty’s Theatre London selama 31 tahun. Produksi ini telah memenangkan 70 penghargaan utama, diantaranya Oliver Award 1986 dan Tony Award 1988 untuk Musikal terbaik, serta Drama Desk Award 1988 untuk Aktor, Aktris, Sutradara, Musik, Set desain, Desain kostum, Orkestra dan Desain Pencahayaan Terbaik. Selain itu, kembali di tahun 2002, Oliver Award menganugerahkan penghargaan Pertunjukan Terpopuler. Sepanjang sejarah, The Phantom of The Opera merupakan judul dengan pertunjukkan terbanyak yang hingga tahun 2011 telah ditonton oleh 130  juta orang dari 145 Kota 27 Negara, dan terus bermain di London dan New York.




Berita Lainnya
Indonesia Sambut Lenovo Miix 630; Awesome !

Jakarta, Kabarindo- Dalam rangkaian acara CES® 2018 tahun ini, Lenovo memperkenalkan hasil kerjasamanya dengan Qualcomm® and Microsoft® untuk mempersembahkan komputasi mobile kepada pelanggan dalam cara baru.


GITA WIRJAWAN; RESMI GABUNG DI ONLINEPAJAK

Jakarta, Kabarindo-  OnlinePajak sebagai penyedia jasa aplikasi perpajakan yang telah diresmikan oleh Direktorat Jenderal Pajak, mengumumkan Gita Irawan Wirjawan sebagai nama baru yang duduk di kursi manajemen.


Bank Commonwealth 2018; Dukung Desainer Lokal Perluas Pasar

Jakarta, Kabarindo- Fashion Show merupakan ajang penting untuk memperkenalkan karya desainer lokal ke khalayak luas.

Lewat dukungannya kali ini, Bank Commonwealth menekankan pentingnya pemberdayaan pengusaha


Nikmati Kuliner Singapura; Di Orchard Road Feast Shangri-La Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Anda sering melancong ke Singapura dan menyukai kuliner di negara tersebut?

Tak perlu jauh-jauh ke sana jika ingin berwisata kuliner. Anda bisa menikmati beragam