XL Axiata Bangun Infrastruktur Jaringan; Program USO Di 4 Provinsi



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Di Kalimantan Barat & Selatan, NTB dan Sulawesi Tenggara, ditargetkan selesai pada akhir 2017

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. Membangun infrastuktur jaringan melalui program Kewajiban Pelayanan Universal / Universal Service Obligation (USO).

Proses pembangunan jaringan telekomunikasi tersebut dilakukan secara bersamaan di 4 provinsi yang diharapkan selesai sebelum akhir 2017. Jaringan ini mencakup 40 titik lokasi  BTS yang hampir semuanya berlokasi di daerah terpencil. XL menilai potensi ekonomi dan sosial di 40 titik ini tinggi.

Lokasi pembangunan 40 titik jaringan telekomunikasi berada di Kalimantan Barat yang meliputi Kabupaten Ketapang, Bengkayang, Sambas, Sanggau, Landak dan Kayong Utara. Di Kalimantan Selatan yaitu di Kabupaten Tabalong. Di Nusa Tenggara Barat meliputi Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat dan Bima serta di Sulawesi Tenggara di Kabupaten Kepulauan Konawe. Semua daerah tersebut selama ini terbatas dari jangkauan layanan telekomunikasi terutama layanan internet berkecepatan tinggi.

Direktur/Chief Service Management Officer XL Axiata, Yessie D.Yosetya, mengatakan pihaknya melaksanakan proyek pembangunan infrastruktur jaringan melalui program USO berdasarkan penunjukkan dari Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Kami menyetujui penunjukan tersebut, karena lokasi-lokasi yang ditentukan sesuai dengan rencana perusahaan dalam membangun dan memperluas cakupan jaringan pada masa mendatang agar dapat melayani masyarakat lebih luas termasuk di daerah-daerah baru yang relatif terpencil,” ujarnya pada Jumat (27/10/2017).

Yessie menambahkan, XL Axiata aktif mendukung pemerintah melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi termasuk pembangunan jaringan melalui program USO di daerah-daerah terpencil.

Keberadaan infrastruktur jaringan melalui program USO diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan layanan telekomunikasi dan internet berkecepatan tinggi, sehingga mengurangi kesenjangan digital di wilayah-wilayah tersebut. Biaya untuk membangun proyek jaringan USO menggunakan dana dari pemerintah. Sedangkan untuk pengadaan BTS, pemasangan dan mobilisasi ditanggung XL Axiata.

“Kami menyambut baik jika pemerintah memberikan kepercayaan lagi untuk membangun jaringan USO di lokasi-lokasi lainnya yang memerlukan akses ke layanan telekomunikasi dan internet,” ujar Yessie.









Berita Lainnya
Metland Pasarkan Vila Royal Venya Ubud; Di Bali

Surabaya, Kabarindo- Pengembang properti PT Metropolitan Land Tbk (Metland) meluncurkan proyek terbaru Royal Venya Ubud di kawasan Ubud, Bali.

Royal Venya Ubud merupakan komplek vila mewah


Konser Kebangsaan RRI; Hibur Masyarakat Di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya

Surabaya, Kabarindo- RRI menghibur masyarakat dengan menggelar Konser Kebangsaan bertajuk Berkarya Dengan Semangat Kepahlawanan di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya, pada Sabtu (18/11/2017) malam.

Menurut Soleman


Pemkab Klungkung; Punya Program Padat Karya

Semarapura, Kabarindo - Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali melaksanakan program pola padat karya yang mampu membangun insfrastruktur jalan, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan usaha ekonomi masyarakat setempat.


Inggris Dukung NKRI; Papua Tak Terpisahkan

Sorong, Kabarindo- Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam