ITS Bakal Anugerahi Menteri Susi; Gelar Doktor Honoris Causa

Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Di bidang pembangunan kelautan serta perikanan Indonesia, karena kontribusi dan kiprahnya di dunia

Surabaya, Kabarindo- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berencana menganugerahkan gelar kehormatan Doctor( Dr) Honoris Causa (HC) kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam puncak peringatan Dies Natalis ITS ke-57 pada 10 November 2017 mendatang.

Susi terpilih mendapat gelar Dr HC di bidang pembangunan kelautan serta perikanan Indonesia, karena kontribusi dan kiprahnya di dunia kemaritiman Indonesia. Pada sidang promosinya nanti, Susi akan dipromotori oleh Prof Semin ST MT PhD, Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc dan Raja Oloan Saut Gurning ST MSc PhD sebagai co-promotor.

Penganugerahan gelar kehormatan ini merupakan usulan dari Departemen Teknik Sistem Perkapalan (Siskal) yang diajukan ke Senat Akademik ITS pada tahun lalu. Rencana pemberian gelar ini merupakan bentuk apresiasi ITS kepada Susi karena jasanya dalam membuka perspektif ITS terkait urgensi dunia kemaritiman.

“Sebenarnya penelaan penganugerahan ini sudah selesai dilakukan pada April lalu, namun seremonial penganugerahannya dilakukan bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ITS nanti,” ujar Dr. Dra. Agnes Tuti Rumiati MSc, Sekretaris ITS, didampingi Dr. Bambang Lelono Widjiantoro ST MT, Dekan Fakultas Teknologi Industri yang juga ketua panitia Dies Natalis ITS ke-57.

Menurut dosen statistika ini, pengkajian pemberian gelar Dr HC ini memakan waktu yang cukup lama serta melalui prosedur yang ketat. ITS merasa gelar ini pantas disandingkan dengan nama Susi yang telah berhasil memperoleh sertifikasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 9. Standar KKNI Level 9 setara dengan Doktor atau S3. Susi juga merupakan anggota Majelis Wali Amanat (MWA) ITS.

Menurut Dr Eng M Badrus Zaman, Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS, pemberian gelar ini diusulkan untuk Susi, karena kiprahnya di sektor maritim dan komitmennya untuk terus konsisten dalam membangun budaya maritim.

“Hal ini berpengaruh pada tertatanya sektor ekonomi, sektor teknologi kelautan dan peningkatan pengelolaan sumber daya kelautan,” ujarnya.

Selain penganugerahan Dr HC kepada Susi, juga direncanakan pelaksanaan 4th Joint Working Group (JWG) selama pada 23-25 Oktober mendatang. JWG merupakan forum pertemuan pimpinan perguruan tinggi negeri Indonesia dan Jepang.

“Ini merupakan program Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Jadi agenda ini penting bagi masa depan kampus di Indonesia dan Jepang,” ujar Dr rer nat Maya Shovitri MSi, Ketua Panitia 4th JWG.

Menurut dosen Biologi ini, JWG akan menjadi ajang unjuk gigi ITS dan PTN di Indonesia untuk memamerkan inovasi di kancah internasional. Ajang ini akan diikuti 200 peserta yang memamerkan hasil inovasi mereka.





Berita Lainnya
Presiden Jokowi; Siap Buka Rakernas APDESI Di Medan

Medan, Kabarindo- Presiden Joko Widodo.

Ia dijadwalkan membuka Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia di Medan, Jumat.

"Ribuan kepala desa se


Bale Kambang & Gunungan; Mendunia Di Europalia Art Festival

Jakarta, Kabarindo- Pameran Seni Rupa Kontemporer Indonesia “LALU, KINI [Budaya Bendawi]” atau “PAST, PRESENT [Material Culture]” telah resmi dibuka
di Brussels dan Antwerp, Belgia, dalam rangka Europalia


Marlina; Jadi Jawara NETPAC Jury Award Di Polandia

Jakarta, Kabarindo- Dari rilis yang diterima redaksi.

Award tersebut dari Five Flavours Asian Film Festival. Festival ke 11 ini diadakan pada 15-22 November di ibukota Polandia,


HSBC Bersama Putera Sampoerna Foundation (PSF) Gandeng Sampoerna University (SU); Berdayakan Istri Nelayan Lewat Edukasi Keuangan

MAKASSAR, Kabarindo– Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung perluasan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, HSBC bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dan Sampoerna University pada hari