Namur-Belgia; Jadi Sister City Bandung

Kontributor : Teks; Harry Samputro / Foto2: IsT

Jalin Sinergi

Jakarta, Kabarindo- Walikota Bandung Ridwan Kamil menandatangani nota kesepahamanan (MoU) Sister City dengan Mayor Namur, Maxime Prevot, yang di dalamnya meliputi kerja sama bidang pendidikan, ekonomi, budaya, dan lingkungan.

Mayor Maxime Prevot kepada Antara London, Senin waktu setempat,---usai penandatangani MoU itu di Kantor Walikota Namur--, mengatakan bahwa suatu kesempatan yang besar bagi Namur bisa menjalin kerja sama meskipun jumlah penduduk kota itu hanya 110 ribu orang, jauh lebih kecil dibandingkan populasi Kota Bandung.

Jadi bukan besar kecilnya suatu kota tapi yang penting isi dari kerja sama itu, ujarnya sembari menambahkan bahwa adanya penandatangan kerja sama ini akan menjadi jembatan bagi kedua kota untuk bermitra dalam berbagai bidang.

Dikatakannya, Namur ingin menjalin kerja sama dengan kota Bandung dalam berbagai aspek mulai dari lingkungan, pendidikan, budaya, teknologi informasi, dan juga ekonomi dan bisnis.

Diakuinya Namur memang kota kecil tapi yang penting adalah isi dari kerjasama yang merupakan kesempatan besar bagi kedua kota untuk menjalin kerjasama. "Realitanya saat ini ada kecenderungan bahwa negara Barat meliat ke Asia.

"Untuk itu kami ingin belajar dari Indonesia dan Bandung bisa menjadi tempat yang pas buat kami belajar banyak hal. ujar Maxime Prevot yang berencana akan ke Bandung pada tahun mendatang," katanya.

Sementara Ridwan Kamil kepada Antara saat tiba di bandara Brusel mengatakan kehadirannya di Belgia membawa tiga misi yaitu menandatangani kerja sama sister city antara Bandung dan Namur, peresmian pusat promosi produk UKM dari Bandung yang disebut dengan Little Bandung dan ikut berpartisipasi memeriahkan festival Europalia yang digelar di Belgia.

"Saya datang ke sini membawa tiga misi yaitu penandatangan sister city, meresmikan pusat promosi produk ukm yang dikenal dengan Little Bandung Mobile, dan Europalia," ujarnya.

Mengenai sejarah sister city antara Namur dan Bandung, Riwan Kamil mengatakan bahwa Putri Kerajaan Belgia Astrid Jisephine tahun lalu mengadakan kunjungan ke Kota Bandung. Pada saat itu Putri Astrid membawa pengusaha dari Belgia yang menjadi inspirasi bagi Ridwan Kamil untuk membuka Little Bandung di Belgia dan dipilih kota Namur yang berjarak satu jam dari Brusel yang dapat menjadi pintu masuk produk-produk dari Bandung ke Belgia dan juga Eropa.

Pada kesempatan itu juga diresmikan Little Bandung Mobile yang mempromosikan berbagai produk dari UKM asal Bandung yang dipamerkan di antaranya produk perhiasan, batik, sepatu, kerajinan, dan makanan yang digelar di komplek kantor walikota Namur.

Sementara itu Miya Panama yang bersuamikan pria Belgia dan menetap di Namur selama 10 tahun mengatakan bahwa ia senang dan bangga dengan adanya kerja sama sister city antara Kota Namur dan Bandung dan juga diresmikannya Little Bandung Mobile di Namur.

"Saya bersedia membantu dan ikut dilibatkan dan berdirinya Little Bandung di Namur," ujar istri Amin Dominique Bodart dan ibu dari Amelie itu.

Pada acara pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan seniman asal Bandung yang membawakan rampak gendang yang menarik perhatian masyarakat kota Namur seperti dilansir dari laman antaranews.




Berita Lainnya
BNI Siap Bantu Modal Usaha Purna TKI; Awesome

Jakarta, Kabarindo- BNI bersedia membantu permodalan bagi purna tenaga kerja Indonesia yang ingin membuka usaha di Tanah Air.

"Apabila membutuhkan bantuan usaha, BNI bisa membantu melalui


"International Tobacco Cartoon Exhibition 2017"; Ajang 100 Karya Prestisius

Semarang, Kabarindo- Sebanyak 100 karya kartunis dari berbagai wilayah dunia mengikuti pameran kartun tembakau bertajuk "International Tobacco Cartoon Exhibition 2017" di Wisma Perdamaian, Kota Semarang.

"Dari


Pasar Kentang Goreng Indonesia; Makin Diminati Belgia

Jakarta, Kabarindo– Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri non-migas. Hal ini menarik para


Game Dawn of Civilization; Mulai Eksis Di Tanah Air

Jakarta, Kabarindo– Para ahli bidang pendidikan di Solve Education! merilis sebuah game, Dawn of Civilization yang diharapkan bisa membuat para anak-anak dan remaja di Indonesia menjadi lebih