Emdee Skin Clinic Ajak Kontinyu Rawat Kulit; Embran Nawawi Ajak Terus Cintai Batik



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Dr. Leni tawarkan treatment HIFU untuk kencangkan kulit dan tingkatkan kekenyalan

Surabaya, Kabarindo- Bicara soal kecantikan dan batik tak akan ada habisnya, karena sama-sama merupakan topik yang menarik bagi perempuan.

Topik tersebut dibahas dalam gathering yang dikemas dalam konsep high tea yang diadakan Emdee Skin Clinic dengan tema The Beauty of Indonesian Batik di Hotel Bumi Surabaya. Acara ini juga menghadirkan Embran Nawawi, desainer, akademisi dan budayawan batik serta disemarakkan dengan peragaan busana dari Batik Danar Hadi.

Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2017. Dipilih tema terkait batik, karena batik merupakan salah satu kecantikan budaya Indonesia yang tak memiliki batasan usia pemakainya. Siapapun bisa mengenakan batik, dimana pun dan kapanpun, untuk acara formal maupun santai.

Embran mengusung tema Batik is Magic dalam talkshownya, karena batik itu indah serta mampu membuat pemakainya lebih cantik dan percaya diri. Ia mengajak masyarakat untuk terus mencintai batik yang merupakan warisan budaya Indonesia yang luhur dan patut dilestarikan.

“Batik memiliki filosofi yang tinggi, misalnya batik klasik. Batik juga bisa untuk mengekspresikan rasa cinta kepada pasangan maupun anak. Jadi kita patut bangga dan selayaknya turut melestarikan warisan luhur nenek moyang ini,” ujar pria yang akrab dengan batik Madura ini.

Embran mengaku mencintai batik sejak kecil. Ia telah bertahun-tahun menggeluti batik dan sangat memahami seluk beluk batik. Ia juga selalu mempromosikan batik ke kancah internasional. Baru-baru ini, ia menampilkan rancangannya yang unik dalam suatu acara di Laos dan mendapat aplaus dari audiens. Ia sangat gembira dan bangga karyanya diapresiasi.

Di sisi lain, dr.Leni Kumalasari Dipl. AAAM, Direktur Emdee Skin Clinic Group, membahas tentang kulit yang sehat dan cantik dalam tema Beauty Has No Age. Ia mengatakan, kecantikan tak pandang usia. Tiap usia memiliki kecantikan sendiri. Bertambahnya usia bukan berarti membuat kecantikan seseorang berkurang.

“Untuk itu diperlukan perawatan yang tepat, yang sebaiknya dilakukan sejak dini agar kulit selalu terjaga sehat dan cerah hingga usia matang,” ujar dokter cantik ini.

Dr. Leni memaparkan, usia, kesehatan dan kecantikan berkaitan erat. Seiring bertambahnya usia, kesehatan dan kulit mengalami perubahan. Hal ini terjadi secara alamiah dan tak bisa dihindari. Perawatan yang tepat di setiap rentang usia akan membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini.

Untuk mewujudkan hal itu, Emdee menawarkan beberapa treatment bergantung pada masalah kulit masing-masing, diantaranya HIFU (High Intensity Focused Ultrasound) yang merupakan teknologi non-invasif untuk kecantikan wajah dengan metode ultrasound. Fungsinya meningkatkan kekenyalan kulit dan mengencangkan kulit kendur seperti sekitar mata, area pipi, dagu dan  leher. Treatment ini juga membentuk wajah menjadi tirus. HIFU bisa dilakukan mulai usia 20 tahun.

Dr. Leni menyoroti anggapan sebagian besar orang hingga kini, terutama orang Asia termasuk Indonesia, bahwa orang yang cantik itu berkulit putih. Sehingga banyak yang memakai produk kecantikan untuk memutihkan kulit, padahal belum tentu cocok dan aman bagi kulit.

Ia menekankan, semua warna kulit entah itu putih, coklat atau hitam sama-sama cantik. Yang utama adalah kulit yang sehat, karena kulit yang cantik adalah kulit yang bersih, sehat dan cerah.

“Cintailah diri kita apapun warna kulit kita. Yang penting kulit sehat dan kita percaya diri dengan kulit kita,” ujar dr. Leni.




Berita Lainnya
Presiden Jokowi; Siap Buka Rakernas APDESI Di Medan

Medan, Kabarindo- Presiden Joko Widodo.

Ia dijadwalkan membuka Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia di Medan, Jumat.

"Ribuan kepala desa se


Bale Kambang & Gunungan; Mendunia Di Europalia Art Festival

Jakarta, Kabarindo- Pameran Seni Rupa Kontemporer Indonesia “LALU, KINI [Budaya Bendawi]” atau “PAST, PRESENT [Material Culture]” telah resmi dibuka
di Brussels dan Antwerp, Belgia, dalam rangka Europalia


Marlina; Jadi Jawara NETPAC Jury Award Di Polandia

Jakarta, Kabarindo- Dari rilis yang diterima redaksi.

Award tersebut dari Five Flavours Asian Film Festival. Festival ke 11 ini diadakan pada 15-22 November di ibukota Polandia,


HSBC Bersama Putera Sampoerna Foundation (PSF) Gandeng Sampoerna University (SU); Berdayakan Istri Nelayan Lewat Edukasi Keuangan

MAKASSAR, Kabarindo– Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung perluasan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, HSBC bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dan Sampoerna University pada hari