PassionVille 2017; Siap Di Helat



Kontributor : Teks; Arul Arista / Foto2: IsT

Siap Menjemput Kreasi dan Inovasi Baru Anak Muda Indonesia

Jakarta, Kabarindo– PT Wismilak Inti Makmur Tbk dengan dukungan Wismilak Foundation kembali menyelenggarakan PassionVille 2017. Mengulang kesuksesan PassionVille pada tahun 2016, PassionVille di tahun ini mengusung tagline Passion for Nation yang akan menjadi semangat baru para Passioners. Masih melalui program #ProjectPassion, tantangan bagi para Passioners akan terasa lebih menarik karena nantinya akan dicari ide-ide proposal dari project yang lebih kreatif, inovatif, dan diharapkan punya dampak positif serta menginspirasi untuk lingkungan sekitar, kota, bahkan bangsa Indonesia. Ide dan kreativitas yang diikutsertakan juga tidak harus besar atau masif, karena PassionVille menyadari bahwa dari ide kecil pun dapat memberikan dampak positif dan pengaruh besar bagi sekitar.

“Di tahun 2017 ini, PassionVille telah memasuki tahun ke-5 dan semakin mengukuhkan aktivasi ini sebagai rangkaian festival passion di bidang kreatif terbesar di Indonesia. Kami telah membuktikan komitmen untuk terus memperluas konten program sehingga lebih banyak peluang dapat diambil oleh anak-anak muda Indonesia dengan karya-karya barunya sesuai passion-nya masing-masing”, Tutur Edric Chandra, penggerak #ProjectPassion yang didukung oleh Wismilak Foundation.

PassionVille 2017 juga kembali merekrut Agent of Passion. Mereka terdiri dari anak-anak muda kreatif terpilih yang menyuarakan program PassionVile ini dan turut mengajak para Passioners yang memiliki potensi, ide kreatif dan inovatif untuk ikut dalam kompetisi Passionville #ProjectPassion. Proses rekrutmen telah dibuka sejak bulan April dan telah terpilih 50 Agent of Passion dari 5 kota di pulau Jawa (Semarang, Solo, Yogya, Malang dan Surabaya) pada tanggal 8 Juli 2017 lalu.

Tahun ini, Passionville juga menampilkan inspiring people yang hadir sebagai narasumber, yaitu Vokalis band Payung Teduh Mohammad Istiqamah atau yang lebih dikenal dengan Is, Arina Ephipania vokalis dari band Mocca, serta komunitas Institut Musik Jalanan yang didirikan oleh Andi Malewa. PassionVille juga berkolaborasi dengan musisi Endah N Rhesa melalui program ‘Passionville X Endah N Rhesa, Indie Ride – Journey of Passion’.

“Banyak sekali anak muda Indonesia yang memiliki passion di bidang kreatif tapi sering menemui kendala atau bahkan tidak tahu cara mewujudkannya. Maka dari itu, kami senang sekali dapat terlibat dalam aktivasi yang penuh inspirasi ini. Kami berharap PassionVille 2017 dapat menciptakan para Passioners dengan ide-ide fresh yang tentunya dapat membawa perubahan dan dampak positif untuk Indonesia. Apalagi dengan tema Passion for Nation, ini adalah tantangan bagi para Passioners yang datang berbagai latar belakang yang berbeda tetapi tetap memiliki passion untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia”, ungkap Is dan Arina.

Dalam acara kick-off launching PassionVille 2017 ini, hadir juga 2 pemenang dari PassionVille 2016 lalu. Mereka adalah; 'Voice for Changes' yang terpilih sebagai The Most Inspiring #ProjectPassion. Project ini merupakan project Audiobooks yang digagas oleh Abdullah Faqih dan teman-temannya dari Yogyakarta yang bertujuan untuk memberikan akses bagi para disabilitas dalam memperoleh hiburan, edukasi maupun informasi dari buku. Kemudian yang kedua adalah pemenang kategori The Remarkable #ProjectPassion yaitu kreasi Mural 'Merupa Menjelma di Setiap Sudut Kota' dari Fandy Ragil yang juga sukses mendapat apresiasi dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, atas impact positifnya untuk kota Surabaya.

“#ProjectPassion dalam PassionVille 2017 ini dapat diikuti perorangan maupun beregu, pria ataupun wanita warga negara Indonesia dengan usia di atas 18 tahun. Pendaftaran telah dibuka melalui website www.passionville.id sejak bulan Mei 2017 hingga tanggal 14 Oktober 2017 nanti, dan sejauh ini kualitas submission dari para calon Passioner menunjukkan peningkatan.

Proposal terpilih akan mendapatkan mentoring session dari para tokoh inspiratif. Setelah sesi mentoring, para peserta terpilih akan menjalani ‘Kelas Kreatifitas & Passion’ dan mendapatkan coaching dari para ahli di bidang kreatif, sebelum mereka mempresentasikan project mereka masing-masing kepada dewan juri.

Para pemenang nantinya akan mendapatkan pendanaan dari Wismilak Foundation untuk merealisasikan ide kreatifnya, serta untuk pemenang utama juga akan memperoleh experience grant, bisa dalam bentuk mentoring, workshop atau exhibition yang dinilai dapat memberikan nilai tambah untuk project mereka.

Rangkaian acara PassionVille 2017 yang juga turut dimeriahkan dengan Campus Roadshow serta Mini Concert yang telah berjalan selama bulan April hingga Mei 2017 lalu di 5 kota besar di pulau Jawa (Semarang, Solo, Yogya, Malang dan Surabaya). Campus Roadshow dan Mini Concert ini menampilkan inspiring people seperti Rene Soehardono, Yoris Sebastian, Erix Soekamti, Andi Malewa dan Ryan “The Popo” serta art performance dari banyak seniman berbakat di Indonesia seperti Rendy Pandugo, Adhitia Sofyan, Superman is Dead, Kelompok Penerbang Roket, The S.I.G.I.T., Seringai, dan banyak lainnya.




Berita Lainnya
Jefri NichoL & Fans Di 40 Kota; Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2018

Salemba, Jakarta Pusat, Kabarindo- Ada apa di hari ini, Rabu 21 Februari selalu diperingati bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan bersama dengan Koalisi Lestari Hutanku sebagai


YoWis Ben; Jadi Film Gres Starvision Mengedepankan Kearifan LokaL

XXI Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta, Kabarindo- Nah, lega juga rasanya saat PH mainstream seperti Starvision merilis film pop yang bertautan dengan kearifan lokal.

Yah, YOWIS Ben


JAPNAS Jatim Terbentuk; Provinsi Ke-8

Surabaya, Kabarindo- Setelah hadir di 7 provinsi di Indonesia, Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) terbentuk di Jawa Timur pada Selasa (20/2/2018).

Pembentukan Pengurus Wilayah (PW) JAPNAS Provinsi


Indosat Ooredoo; Tuntaskan Penataan Ulang Pita Frekuensi Radio 2.1 Ghz

Surabaya, Kabarindo- Indosat Ooredoo telah menyelesaikan proses penataan ulang pita frekuensi radio 2.1 GHz lebih cepat dari yang dijadwalkan oleh pemerintah.

Proyek penataan ulang pita frekuensi