Buku kuliner William Wongso; Raih Penghargaan Di China

Kontributor : Teks; Harry Samputro / Foto2: IsT

Membanggakan

Jakarta, Kabarindo- Buku kuliner Flavours of Indonesia karya juru masak andalan (chef) William Wirjaatmadja Wongso meraih juara pertama di Gourmand World Cookbook Awards mengalahkan karya lain dari 205 negara di Yantai, kota pesisir yang terletak di sebelah timur China, di Provinsi Shandong.

Selain itu, karya tersebut juga dipilih menjadi terbaik tahun ini (The Best Book of The Year) oleh juri internasional dari Gourmand International mengalahkan 205 karya lain dari berbagai negara, demikian keterangan William Wongso, Senin.

Juru masak andalan yang dikenal pula sebagai duta besar makanan Indonesia (Indonesian Food Ambassador) itu mengaku bangga dapat mengangkat citra kuliner khas Nusantara ke mancanegara.

Flavours of Indonesia, William Wongso's Culinary Wonder di babak akhir bersaing dengan buku lain dari delapan negara, yang dinilai sejak Februari 2017 dan pemenangnya diumumkan pada 28 Mei di Yantai, China.

Buku-buku yang bersaing dengan Indonesia adalah Australia: Garlic Feast, Janice Sutton (JS) Austria, Konstantin Filippou (FP) France, Corsica, David Mezzacqui, Sylvain Alessandri (Clementine) Germany, Wurst & Kichen, Wolfgang Miller (Mathaes), Israel, Grandma Cooked Gourmet, Tami Shachnaey (Shorasim), Sweden: The Nobel Prize Cookook (Max Strom) UK: Zedel, A. A. Gill (Quadrille Hardie Grant), USA: Pure Food, Kurt Beecher Dammeier (BenBella).

Buku kuliner Flavours of Indonesia diluncurkan di Jakarta pada April 2017 oleh William W.Wongso yang menuangkan pengalamannya mendalami masakan saat menjelajahi berbagai daerah di Indonesia.

Ia mencatat perjalanannya, terutama ke pasar tradisional untuk menjelajahi harta karun bumbu, rempah-rempah, sayuran maupun buah yang menjadi komponen penting dalam sajian masakan Indonesia.

"Saya mau mengeksplor misteri makanan lokal kita," ujar William.

Buku karya Wongso juga tersedia di toko buku internasional, seperti Amazon dan Barnes & Noble.

Karya tulis penuh sajian foto itu prosesnya didukung Kementerian Pariwisata Indonesia, Djarum Foundation, Indonesian Culinary Institute, Bank Mandiri, Natasha Skin Clinic Center, Webber Asia, dan Sababay Winery & Decanter Food & Wine.

Dalam buku setebal 198 halaman yang diterbitkan Babbooks itu, Wongso membuat menjadi lima bab bertutur dari sejarah cita rasa masakan hingga perjalanannya menjelajahi berbagai pulau di Indonesia, dan caranya menemukan keunikan sajian makanan khas di tiap daerah.

Melalui buku kuliner itu, Wongso mengangkat citra pariwisata Indonesia sekaligus membantu program Pemerintah RI mencapai target 20 juta wisatawan datang ke Nusantara.

Gourmand World Cookbook Awards didirikan tahun 1995 oleh Edouard Cointreau, pemilik sekolah masak terkenal Cordon Bleu. Setiap tahun, mereka memberikan award kepada buku terbaik untuk Kuliner /Winer dan juga program TV Kuliner dari seluruh negara.

Ada sekitar 205 negara yang berpartisipasi dan terbuka untuk semua bahasa. The Gourmand Awards juga dikenal layaknya penghargaan film Oscar untuk dunia kuliner international, dan terinspirasi dari semangat Olimpiade dalam dunia olahraga seperti dilansir dari laman antaranews.




Berita Lainnya
Mahasiswa Bangka Belitung; Terima Vivian Gordon Bowden

Jakarta, Kabarindo- Perwakilan Kedutaan Besar Australia menyerahkan Penghargaan Pendidikan Vivian Gordon Bowen pekan ini untuk dua mahasiswa Universitas Bangka Belitung, Nopa Laura dan Muhammad Abdul Kadir.


Mercure Surabaya Rayakan Imlek; Sajikan Kuliner Oriental

Surabaya, Kabarindo- Tahun Baru Cina atau Imlek jatuh pada Jumat (16/2/2018) yang dirayakan masyarakat keturunan Cina di seluruh dunia, termasuk oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia.

Dalam


Woman On Top With Prita Kemal Gani; Di Gelar Lagi

Jakarta, Kabarindo- LSPR School of Public Relations-Jakarta dan MRA Broadcast Media Division kembali menggelar talkshow off air Woman on Top with Prita Kemal Gani Special “Empowering Through


SHARP Electronics Indonesia; Latih Siswa SMKN 3 Karawang

Surabaya, Kabarindo- PT SHARP Electronics Indonesia melalui program CSR ‘SHARP CLASS’  mulai memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada siswa-siswi SMKN 3 Karawang.

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas penduduk