Belajar Dari JB Kristanto; Penerima Lifetime Achievement Award UIA 2017


Sebagian dari Jurnalis yang jadi Dewan Juri UIA 2017
Kontributor : Teks & Foto2; Arul Arista (Senior Editor)

UIA itu adalah Golden Globenya Indonesia

Ruangan Sinematek, Jakarta, Kabarindo- Perhelatan bergengsi dengan tagline Usmar Ismail Award - Penghargaan Sesungguhnya sudah berlalu.

Tersisa adalah penyerahan simbolis kepada tokoh wartawan perfilman senior Harian Kompas, JB Kristanto, beliau juga adalah senior kritikus film yang santun dan humble.

Selain itu penggagas dan penulis Katalog Film Indonesia dari masa ke masa, dewan juri festival film sekaligus pengagas beberapa festival film independen.

"Saya sangat setuju apabila UIA copycat alias meniru GoldenGlobe, krn menurut mas Kris semua aturannya ada dan jelas. Harus beda dgn FFI jd semua film yg sdh dtonton oleh publik jadi tidak masalah dgn lolos sensor atau tidak seperti film Turah yang sudah kelilih di lebih 50 kota punya tempat di ajang para wartawan film ini," paparnya lugas saat bersiraturahmi bersama dengan jurnalis film senior lainnya seperti Yan Widjaja, Bens Leo dan wartawan muda lainnya termasuk redaksi.


Mas Kris, begitu ia kerap disapa meminta agar UIA yang memang terinspirasi dari sosok Alm, wartawan film dan juga seorang sutradara memang pantas disejajarkan dengan GoldenGlobe tidak usah menilai teknis film
seperti dop, artistik, musik.

"Jadi wartawan menilai garis besarnya yang memang mewakilkan publik jadi intoto seperti sutradara, skenario, pemain, pembantu dan film. Jadi 2 besar saja drama dan komedi. Sudah tepat tiap dewan juri memilih 3Film terbaik dengan peringkat," paparnya yang memang UIA 2017 malah berkewajiban menyetor 3 film atau 5 nama tiap kategori yang menghindari kecurangan atau hal riskan lainnya.

Aturan baku dari Golden Globe dapat diakses dari situs resminya dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan untuk perhelatan Usmar Ismail yang sudah memasuki tahun kedua ini.

"Saya merasa terhormat karena diberikan oleh teman-teman wartawan sendiri," tuturnya saat ditanya perasaan dan pendapatnya setelah menerima award UIA 2017 yang ada emasnya dari ANTAM.

Ia pun sempat menuturkan bahwa tidak sesering dulu lagi nonton film komersil tapi sekarang lebih ke film-film independen dan dokumenter seperti Siti, Nyai, Setan Jawa atau Turah serta lainnya.

Sosok JB Kristanto di mata redaksi adalah aset bangsa yang harus diapresiasi oleh pemerintah karena industri perfilman secara literatif butuh orang seperti beliau yang sudah berbuat tanpa pamrih.

Pihak Kemendikbud melalui Kapusbang Perfilman harus memihak pada kompetensi, pengalaman dan portofolio dari mas Kris untuk terus dan mau belajar sehingga tidak terkesan, "Lupa Kacang akan Kulitnya," pemerintah harus berterima kasih lebih dari penghargaan tapi kesejahteraan itu menjadi penting karena sosok beliau harus terus menginspirasi semua wartawan muda seperti redaksi termasuk ribuan lainnya yang di'tuduh' miskin literasi dan pengalaman sehingga eksistensi mas Kris menjadi penting untuk industri perfilman, bukan ?


Selamat mas JB Kristanto......!




Berita Lainnya
PMI Jatim & Jateng; Galang Kesiapsiagaan

Jawa Tengah, Kabarindo- Mengantisipasi dampak musim hujan, PMI Provinsi Jawa Tengah dan PMI Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Platfrom Bengawan Solo dan Pertemuan Forum Sibat (Siaga Bencana


Made In Rusia; Usung Kuliner & Produk Sambangi Indonesia

Surabaya, Kabarindo- Untuk pertama kalinya produsen makanan Rusia datang ke Indonesia dan berpartisipasi dalam acara makanan internasional yang bertajuk SIAL Interfood Inspire Food Business Jakarta 2017 di


Indosat Ooredoo; Rayakan 50 Tahun Layani Masyarakat

Surabaya, Kabarindo- Indosat Ooredoo merayakan ulang tahunnya yang ke-50 dan menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah mewujudkan masyarakat digital Indonesia.

Komitmen tersebut direfleksikan dalam berbagai kegiatan


Segar & Sehat; Dengan Minuman Dari Aloe Vera

Surabaya, Kabarindo- Aloe vera yang lebih dikenal sebagai lidah buaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan dan kecantikan.

Dari sisi kesehatan, tanaman bergerigi dan berwarna hijau ini