Alvera Annualy Fashion Show; Usung Tema Enlightment

Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Tampilkan koleksi rancangan siswa dan desainer

Surabaya, Kabarindo- Alvera Fashion and Creative menggelar Annualy Fashion Show di Ciputra World, Surabaya, pada Sabtu (25/3/2017) yang menampilkan koleksi rancangan siswa maupun desainer.

Menurut Ratna Mulyawati, Founder Alvera Fashion and Creative, acara tersebut digelar dalam rangka ujian siswa. Tahun ini merupakan tahun pertama yang diikuti 10 siswa desainer, 16 partisipan desainer yang merupakan adik kelas dan 5 desainer.

“Para siswa menampilkan karya mereka sebagai syarat kelulusan dan supaya mereka mulai terbiasa dengan panggung,” ujarnya.

Fashion show tersebut mengangkat tema besar Enlightment – The New Begining. Ratna menjelaskan, Enlightment mengusung konsep pencerahan sebagai sumber inspirasi religius yang menitik beratkan pada suatu wilayah dengan pemahaman religi yang membawa koleksi kali ini menuju sebuah dataran tinggi dengan mengacu pada sinergi antara budaya dan kepercayaan agama.

“Gunung Himalaya memiliki sejarah tersendiri dalam interpretasi kepercayaan karena terletak diantara dua agama Hindu dan Budha yang tak lepas dari dua kebudayaan, India dan Cina-Tibet. Hal ini membuat Himalaya dengan puncaknya Everest menjadi eksotis sekaligus misterius. Serpihan cahaya pagi membuat Himalaya semakin indah dengan terpancarnya Gold Shine Reflection yang memberi ujung warna yang impresif dari kekuatan salju yang abadi,” paparnya.

Para siswa dan desainer kemudian menyesuaikan tema mereka masing-masing dengan tema besar tersebut. Setiap peserta menampilkan 4 rancangan yang terdiri dari 3 busana wanita dan satu untuk laki-laki.

Salah satu siswa, Nasta Rofika, mengangkat tema Gleya Galzier of Himalaya yang menampilkan 4 busana rancangannya. Tiga busana untuk wanita mengusung warna biru dan putih, sedangkan untuk busana laki-laki mengusung warna abu-abu, putih dan hitam.

“Paduan biru dan putih lebih cocok untuk wanita, sedangkan paduan abu-abu, putih dan hitam pas untuk laki-laki. Warna biru ini mengusung birunya gunung dan mengaplikasikannya pada busana yang terbuat dari bahan denim,” ujarnya.

Nasta menjelaskan, rancangannya terinspirasi oleh panorama Himalaya dengan salju abadinya yang ia wujudkan seperti bulu-bulu putih. Ini mengumpamakan geyser yang mencair, yang menunjukkan keindahannya.

Ia juga mengaplikasikan pola zabot pada kain yang ditumpuk di bagian depan busana wanita seperti lekak-lekuk pegunungan Himalaya. Pola ini menonjolkan kesan feminin. Sementara kesan maskulin terlihat pada sepatu boot yang melengkapi penampilan.






Berita Lainnya
Sampoerna University Berikan Dana Kuliah hingga US$ 2 Juta

Jakarta, Kabarindo– Sampoerna University hari ini mengumumkan “Sampoerna University Best and Brightest Merit Awards” untuk tahun akademik 2018-2019 sebagai bukti komitmennya dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia.


Citilink Indonesia 2018; Dukung Pariwisata Samosir

SAMOSIR, Kabarindo- Citilink Indonesia mendukung internasionalisasi pariwisata Kabupaten Samosir melalui penandatanganan nota kesepakatan kerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat.

"Citilink Indonesia sangat bangga bisa turut serta


16 Investor Amerika; Sambangi KEK Mandalika

Jakarta, Kabarindo- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York membawa sebanyak 16 investor Amerika Serikat ke Indonesia untuk melakukan kunjungan ke sejumlah daerah yang memiliki potensi bisnis,


Mahasiswa Bangka Belitung; Terima Vivian Gordon Bowden

Jakarta, Kabarindo- Perwakilan Kedutaan Besar Australia menyerahkan Penghargaan Pendidikan Vivian Gordon Bowen pekan ini untuk dua mahasiswa Universitas Bangka Belitung, Nopa Laura dan Muhammad Abdul Kadir.