Surabaya Fashion Parade 2016; Tampilkan Keanekaragaman Batik Jatim

Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Digelar di Tunjungan Plaza Surabaya, usung tema Vismaya Navamika

Surabaya, Kabarindo- Gelaran fashion terbesar di Jawa Timur, Surabaya Fashion Parade (SFP) kembali hadir untuk yang kesembilan kali di Tunjungan Plaza, Surabaya, pada 11-15 Mei 2016.

“SFP ini bertujuan menggali potensi desainer-desainer muda di Jawa Timur. Ajang ini telah dikukuhkan oleh Dinas Budaya & Pariwisata Surabaya dan Badan Promosi Pariwisata Surabaya sebagai bagian dari agenda tahunan Surabaya,” ujar Dian Apriliani, Humas Tunjungan Plaza Surabaya.

Event tersebut digelar bekerja sama dengan APBJ (Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur). Pada tahun ini mengusung tema Vismaya Navamika yang mengangkat keberagaman batik Jawa Timur yang berasal dari 38 kabupaten di provinsi ini.

Setiap kabupaten mempunyai corak dan motif berbeda yang mengambarkan ikon masing-masing daerah. Sayangnya, keindahan ragam batik Jawa Timur ini jarang diekspos sehingga pihaknya bersama APBJ dan para desainer merasa perlu untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas melalui karya para desainer.

Surabaya Fashion Parade menghadirkan 7 desainer tamu yaitu Billy Tjong, Ali Charisma, Bramanta Wijaya, Yosep Sinudarsono, Soko Wiyanto, Todjo dan Sav Lavin. juga ada puluhan desainer terbaik Surabaya dan Jakarta, Muslim runway, sekolah mode serta internasional brand tenant. Selain itu melibatkan ratusan model dari Jakarta, Malang, Surabaya, Semarang dan Yogyakarta.

Pada peragaan busana pembukaan SFP 2016, para desainer menunjukkan kreativitas mereka dalam mengaplikasikan keragaman batik Jawa Timur menjadi busana yang modern dan berkelas. Setiap kreativitas desain yang terwujud diilhami unsur lndonesia.

Tak ketinggalan rangkaian acara terkait diantaranya talk show “Misteri Selembar Kain Batik Jatim & Cara Berkain” dengan pembicara Lintu Tulistyantoro dari Komunitas Batik Surabaya (Kibas) dan workshop Kampung Batik Vismaya Navamika yang diadakan setiap hari. Untuk workshop batik tulis diadakan pukul 16.00-20.00, batik celup pada 12 Mei pukul 14.00 lalu pada 14 Mei pukul 10.00.

Seperti tahun sebelumnya, diadakan berbagai kompetisi, diantaranya Surabaya Fashion Designer Award dengan tema Colony. Para peserta diminta untuk merancang dan mengaktualisasikan karya yang terinspirasi dari Indonesia ’s Female Warriors. Juga ada Kid’s Wear Designer Competition dengan tema Bio Pop. Selain itu ada Surabaya Model Search dan Kid ’s Model Search.

Para peserta lomba desain harus memasukkan unsur lndonesia dalam rancangan yang akan mereka presentasikan di depan juri yang terdiri dari Fashion TV lndonesia, MRA group Jakarta dan designer Jakarta.





Berita Lainnya
Agus Salim 'The Grand Old Man'; Dilayarlebarkan

Pavillon Petogogan, Kebayoran, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu sudah mengenal baik sosok pahlawan fenomenal, cerdas, humanis Hadji Agus Salim -1884-1954 ?

Yah, anak Minang yang berjuluk 'The


250 Perempuan Dari 27 Provinsi Di Indonesia; Ikut Hibah Cipta Media Ekspresi


Jakarta, Kabarindo- Satu bulan menjelang tutup pendaftaran, Cipta Media Ekspresi - hibah untuk perempuan pelaku kebudayaan di segala bidang seni - telah menerima lebih dari 250


Donasi TopDonasi100 TokoPedia; Makin Diminati

JAKARTA, Kabarindo– Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) bekerja sama dengan Tokopedia melakukan penyerahan donasi Rp100 yang dihimpun dari Toppers (pengguna Tokopedia) kepada Lembaga Pembinaan Khusus Anak


ZALORA; Giatkan KAMPANYE "OWN NOW"

Jakarta, Kabarindo- ZALORA, destinasi fashion online terbesar di Asia, kembali meluncurkan kampanye terintegrasi di 6 negaranya.

Kampanye ini menempatkan fokus pada ZALORA sebagai fashion enthusiast