14 Desainer IFF; Unjuk Karya Di Fashion Lab

Kontributor : Teks; Arul Arista / Foto2: IsT

Untuk ketiga kalinya

Jakarta, Kabarindo- Indonesia Fashion Forward (IFF) berkolaborasi dengan Galeries Lafayette menghadirkan Fashion Lab yang berlangsung pada 25 April–31 Mei 2016.

Program ini menampilkan empat belas desainer IFF yang memamerkan koleksi mereka di lantai satu Galeries Lafayette, Pacific Place, Jakarta. Di area terpilih seluas 140m², para pecinta mode bisa melihat dan membeli langsung rancangan Billy Tjong, Andhita Siswandi, Tertia, Lotuz, Bateeq x Suzuki Takayuki, I.K.Y.K, Rani Hatta, Elly Han, Byo, D'Leia, Day and Night, Paulina Katarina, Milcah, dan SOE Jakarta. Sebagian dari hasil penjualan selama Fashion Lab berlangsung akan disalurkan sebagai Give Back Program yang dimanfaatkan untuk mengembangkan kapasitas desainer Indonesia melalui berbagai kegiatan seperti exhibition, pop-up display, kolaborasi dengan department store, dan lainnya.

Konsep Fashion Lab pertama kali diperkenalkan oleh Galeries Lafayette di Berlin pada tahun 2004 sebagai platform untuk mengangkat pendatang baru yang inovatif dan sukses di industri mode, contohnya Hartbo + L’wg, Kaviar Gauche, Pisces, Pulver, Sisi Wasabi, dan lainnya. Kehadiran desainer IFF di Galeries Lafayette, Jakarta, department storea sal Prancis dengan konsep modern dan chic, merupakan sebuah kesempatan baik bagi para desainer untuk lebih mengenal dunia retail.

Bagi IFF, Fashion Lab merupakan sebuah kebanggaan karena para desainer muda dapat memperkenalkan koleksi terkini mereka selama beberapa periode di area department store yang juga ditempati oleh label internasional. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa kemajuan para desainer IFF sudah diakui oleh stakeholder mode ternama seperti Galeries Lafayette.

IFF adalah sebuah program dari Jakarta Fashion Week (JFW) yang juga bekerja sama dengan beberapa lembaga pemerintah, termasuk Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Program pembinaan kapasitas desainer muda yang telah berlangsung selama lima tahun ini telah terbukti berhasil mempercepat kemajuan para label lokal dan merambah pasar internasional.

Dari tahun ke tahun IFF dan JFW bekerja sama dengan berbagai organisasi mode dan pusat kebudayaan internasional, contohnya The British Council, Korean Cultural Center, Japan Fashion Week Organisation, DITP Thailand, Council of Fashion Designers of Korea, Australia-Indonesia Centre, Melbourne Fashion Festival, Isituto Marangoni, London College of Fashion, Islamic Fashion Design Council, serta The Woolmark Company untuk memberikan kesempatan kepada para desainer IFF membawa, memamerkan, serta memasarkan koleksi mereka di negara-negara terkait.




Berita Lainnya
Agus Salim 'The Grand Old Man'; Dilayarlebarkan

Pavillon Petogogan, Kebayoran, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu sudah mengenal baik sosok pahlawan fenomenal, cerdas, humanis Hadji Agus Salim -1884-1954 ?

Yah, anak Minang yang berjuluk 'The


250 Perempuan Dari 27 Provinsi Di Indonesia; Ikut Hibah Cipta Media Ekspresi


Jakarta, Kabarindo- Satu bulan menjelang tutup pendaftaran, Cipta Media Ekspresi - hibah untuk perempuan pelaku kebudayaan di segala bidang seni - telah menerima lebih dari 250


Donasi TopDonasi100 TokoPedia; Makin Diminati

JAKARTA, Kabarindo– Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) bekerja sama dengan Tokopedia melakukan penyerahan donasi Rp100 yang dihimpun dari Toppers (pengguna Tokopedia) kepada Lembaga Pembinaan Khusus Anak


ZALORA; Giatkan KAMPANYE "OWN NOW"

Jakarta, Kabarindo- ZALORA, destinasi fashion online terbesar di Asia, kembali meluncurkan kampanye terintegrasi di 6 negaranya.

Kampanye ini menempatkan fokus pada ZALORA sebagai fashion enthusiast