HSBC Buka Jalan Menuju Sukses; Lewat 21st Century Education Conference



Kontributor : Teks & Foto2: Natalia Trijaji (Kontributor Surabaya & Sekitarnya)

Mendatangkan pembicara terkemuka di Indonesia dan dunia
HSBC bertekad menjadi mitra finansial pilihan bagi nasabah dalam mengantisipasi tuntutan pendidikan anak berkualitas

Surabaya, Kabarindo- Pentingnya pendidikan ekstra di luar pendidikan formal yang diperoleh di bangku sekolah diyakini oleh orang tua di Indonesia (71%) sebagai bekal untuk masa depan anak mereka kelak.
 
Temuan ini menjadi salah satu fakta menarik yang muncul dari survei terbaru The Value of Education 2015: Learning for life yang digagas oleh HSBC bekerja sama dengan Ipsos MORI. Temuan ini menunjukkan bahwa menyiapkan kesejahteraan masa depan anak sejak dini telah disadari sebagai salah satu kewajiban terpenting orang tua di Indonesia.

Hampir separo orang tua Indonesia (44%) memiliki kekawatiran terhadap daya saing anak mereka kelak jika tidak dibekali pendidikan lengkap sejak sekarang.
 
Steven Suryana, Senior Vice President and Head of Wealth Management HSBC Indonesia, mengatakan hasil survey menunjukkan orang tua di Indonesia membenarkan perlunya mitra terpercaya dalam membuat keputusan (87%).
 
“Karena itu, HSBC selalu mengambil peran untuk menjadi mitra finansial bagi nasabah dalam mempersiapkan pendidikan buah hati mereka, baik bagi nasabah yang masih merencanakan pendidikan anak di kemudian hari maupun nasabah yang siap mengirimkan anak untuk menempuh pendidikan tinggi,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Senin (16/11/2015),
 
HSBC hadir bersama beberapa mitra di bidang pendidikan guna menjawab kebutuhan tersebut. Salah satunya adalah Adam Khoo Learning Technologies Group (AKLTG) yang membantu nasabah menemukan solusi terbaik dalam pembentukan karakter anak yang kuat, menyiapkan kemandirian dan pengetahuan wirausaha agar dapat menghadapi tantangan pada abad 21.
 
AKLTG adalah perusahaan pelatihan dan pendidikan berbasis di Singapura yang meliputi wilayah Malaysia, China, Vietnam, Thailand, India dan Indonesia. Salah satu bentuk kerja sama HSBC dengan AKLTG madalah engadakan “21st Century Education Conference”.
 
Acara yang didukung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Anies Baswedan tersebut mendatangkan pembicara-pembicara terkemuka dari Indonesia maupun dunia. Topik yang dibahas antara lain metode pembelajaran yang efektif, bagaimana memupuk potensi anak, perangkat pembelajaran pada abad 21, pemilihan pendidikan dan karir yang tepat, serta strategi persiapan dana pendidikan anak di masa depan. Konferensi pendidikan ini dihadiri oleh 2.500 peserta di antaranya nasabah HSBC dan masyarakat luas yang mencakup para orang tua, remaja serta pendidik.
 
Adam Khoo, pembicara dan success coach dari AKLTG mengatakan, dunia telah mengalami perubahan paradigma dalam bekerja, beraktivitas, bermain dan menjalani kehidupan sehari-hari. Karenanya perlu kita kembangkan kecakapan abad 21 seperti teknik belajar, kemampuan beradaptasi, kreativitas dan penguasaan teknologi.

“Saya senang HSBC memiliki visi yang sama untuk membangun pemuda terutama di Indonesia dan mendukung penyelenggaraan 21st Century Education Confererence,” ujarnya.










Berita Lainnya
GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018; Siap Di Gelar

Jakarta, Kabarindo-  GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) di tahun 2018 akan hadirkan pameran khusus kendaraan komersial, GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, yang akan


Kota Jambi; Baca Alquran Jadi Syarat Masuk Sekolah Baru

Jambi, Kabarindo- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari menetapkan bisa membaca dan menulis Alquran sebagai salah satu syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tingkat Sekolah Menengah


PH CVS Naik Kelas; Siap Rilis Film Flight555 Lusa

XXI Epicentrum, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu kangen dengan produk anyar dari Citra Visual Sinema yaah ?

Tentu saja masih ingat dengan film terakhir bergenre Psycho dan


Dosen ITS Rancang TB-Analyzer; Percepat Diagnosa Tuberculosis

Surabaya, Kabarindo- World Health Organization (WHO) menyatakan tuberculosis (TB) merupakan salah satu penyakit penyumbang kematian tertinggi di dunia. Angka kematiannya mencapai 1,7 juta jiwa per tahun, Salah