Mendag RI; Sosialisasikan Permendag 70/2013

Kontributor : Teks; Asrul Muchsen / Foto2: IsT

Mempererat dan Mempercepat Kolaborasi Pedagang dan Produsen Dalam Negeri

Jakarta, Kabarindo- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Ia mengimbau produsen nasional untuk bergegas memanfaatkan Permendag 70/2013 untuk tingkatkan kualitas, produktivitas, dan pangsa pasar produksi dalam negeri guna meredam laju impor dan membuka peluang ekspor baru.

Hal tersebut disampaikan Mendag dalam acara Sosialisasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 70/M-DAG/PER/12/2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, hari ini Rabu, (19/3), di Balai Sudirman, Jakarta.

Acara yang diikuti oleh sekitar 800 peserta ini digagas oleh Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO). Acara tersebut menghadirkan narasumber tunggal Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN), Srie Agustina.

"Ada tiga keuntungan Indonesia saat ini dibandingkan dengn negara berkembang besar lainnya seperti China dan India. Pertama, Indonesia memiliki pusat perbelanjaan yang sangat banyak dan sangat modern hampir di seluruh negeri sebagai respon terhadap daya beli yang meningkat sangat cepat. Kedua, Indonesia memiliki karakter konsumen yang tergolong sangat "sophisticated" tapi juga sangat nasionalis. Ketiga, kita memiliki produsen dengan kreativitas bernilai tinggi yang selama ini justru bersinergi lebih baik dengan pembeli dari luar negeri," kata Mendag M. Lutfi dalam pembukaannya.

Dengan kenyataan tersebut, menurut Mendag, seharusnya pasar dalam negeri tidak mudah dipenetrasi barang impor, bila saja produsen dalam negeri bisa memenuhi aspirasi dan ekspektasi konsumen Indonesia yang memang tergolong tinggi dengan gaya hidup yang terus berubah dengan cepat.

Hal penting yang diatur dalam Permendag 70 Tahun 2013 adalah kewajiban toko modern dan pusat perbelanjaan untuk memasarkan produk dalam negeri paling sedikit 80% dari jumlah dan jenis barang yang diperdagangkan.

"Komposisi ini penting sekali untuk mulai memberikan akses dan tempat bagi produk dalam negeri yang berkualitas tinggi. Saya punya keyakinan bahwa produk dalam negeri yang laku di pusat perbelanjaan (mal) terkemuka pasti punya potensi ekspor yang tinggi. Ini tentunya perlu proses inovasi dan industrialisasi,” ungkap Mendag.

Pelaksanaan kewajiban untuk memasarkan produk dalam negeri paling sedikit 80% di Toko Modern dan Pusat Perbelanjaan berlaku efektif 2,5 tahun yaitu pada 12 Juni 2016, terhitung sejak
Permendag Nomor 70 Tahun 2013 diterbitkan pada 12 Desember 2013.

"Sosialiasi Permendag 70/2013 ini mudah-mudahan bisa meningkatkan urgensi semua pihak. Kuncinya adalah promosi dan sinergi antara para pedagang dan distributor, khususnya para
pemilik pasar modern, dengan para produsen dalam negeri. Itulah semangat dari Permendag 70/2013 ini," tambah Mendag menegaskan.

Kegiatan sosialisasi Permendag Nomor 70 Tahun 2013 ini diharapkan dapat menjaring masukan dalam rangka meningkatkan efektivitas pemberlakuan peraturan tersebut. Jika peraturan ini dapat berlaku dengan baik, diharapkan dapat lebih menjamin pemberdayaan produsen Indonesia dan perkuatan pemasaran produk dalam negeri, serta meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk melindungi hak-hak konsumen. Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai rata-rata 6% per tahun dengan konsumsi domestik mencapai 54,56% dari PDB (sumber dari BPS).
Namun, Mendag menyadari bahwa kemungkinan masih ada beberapa produsen dan pelaku pasar modern yang karena kondisinya atau hal-hal tertentu mengalami kendala sehingga belum dapat memenuhi persyaratan tersebut. Dalam hal ini, pemerintah akan terus bersikap suportif dengan mendengarkan dan bekerja sama dengan semua pihak.

"Walaupun penting untuk mendorong pangsa pasar produk dalam negeri, tapi tetap harus diingat bahwa konsumen adalah raja dan "consumer confidence" harus dijaga tetap positif. Jadi proses
transisi ini harus dipercepat, tapi tetap harus natural (alami).
Kalau konsumen kita tidak menemukan yang mereka mau di pasar, maka mereka akan cari keluar negeri atau cari di internet,
jadi tidak boleh ada pemaksaan baik di konsumen maupun di pedagang," kata Mendag mengingatkan.

Dirjen Srie Agustina menjelaskan bahwa sosialisasi Permendag 70/M-DAG/PER/12/2013 yang diselenggarakan oleh AP3MI ini merupakan wujud nyata kerja sama yang baik antara Pemerintah
dan pelaku usaha. “Sebelumnya, kami telah menyelenggarakan sosialisasi serupa dan kami berharap sosialisasi semacam ini dapat dilakukan oleh para Asosiasi Pelaku Usaha,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dirjen PDN menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk Tim Kerja Forum Komunikasi Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern yang akan bertugas mengawal Permendag 70/M-DAG/PER/12/2013. “Kami telah membentuk lima Tim Kerja, yaitu Tim Kerja Sosialisasi dan Komunikasi, Tim Kerja Harmonisasi Perdagagangan, Tim Kerja Sinkronisasi Regulasi, Tim Kerja Pemberdayaan Pelaku Usaha, dan Tim Kerja Dispensasi. Tim Kerja akan segera melakukan tugas-tugasnya dalam rangka pelaksanaan Permendag 70/MDAG/
PER/12/2013,” ungkapnya.




Berita Lainnya
Citra Pariwara; Rayakan 30 Tahun Ajang Kompetisi Kreatif Periklanan Indonesia

Jakarta, Kabarindo- Citra Pariwara, satu-satunya festival kreatif periklanan di Indonesia yang terselenggara secara konsisten setiap tahun, pada tahun ini memasuki tahun ke-30.

Diselenggarakan oleh Persatuan


SAMSUNG Raih Kotra Award 2017; DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT INDONESIA

Jakarta, Kabarindo– PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) melalui divisi Corporate Citizenship mendapatkan penghargaan tertinggi dari Menteri Perdagangan, Industri & Energi Korea melalui ajang KOTRA  (Korea Trade –


Danamon Penghujung Tahun; Hadirkan Kartu Kredit World Elite

Jakarta, Kabarindo- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menghadirkan kartu kredit untuk segmen premium yaitu Danamon World Elite™ Mastercard® dengan fitur-fitur eksklusif untuk nasabah high net worth


Aktor Televisi Superstar Shakti Arora Gandeng EscapeX; Rilis Aplikasi Mobile

Jakarta, Kabarindo- Shakti Arora mengumumkan diluncurkannya aplikasi mobile resmi Shakti Arora yang berkolaborasi dengan perusahaan teknologi berbasis di New York EscapeX.

Aplikasi resmi Shakti Arora