K2SI Usung Bioskop Menengah; HIPMI Raih BISA Award 2013


Para Pembicara Diskusi Rabuan K2SI

Antusiame 70-an peserta diskusi

Bersama dengan SMK 1 dan 2 Jakarta
Kontributor : Teks; Arul Arista / Foto2: Harry

Romantisme Bioskop Tua Indonesia

PDS HB Jassin, TIM Cikini, Jakarta, Kabarindo- Tak dinyana saat redaksi merinci beberapa faktual bioskop yang tersisa yaitu bioskop Grand/Agung Senen Jakarta akan berubah fungsi menjadi Convinient Store-Seven Eleven.

Tidak hanya Djonny Syafruddin (Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Indonesia-GPBSI), Aktor Senior Hengky Sulaiman bersama dengan juniornya Teuku Rifnu Wikana yang tergabung dalam RAI-Rumah Aktor Indonesia.

Pembicara lainnya seperti Roy Marten (Aktor Senior & Humas FFI 2013) bersama Chand Parwez Servia (Pemilik Bioskop & Produser) dan Yan Widjaja (Wartawan Film Senior & Aktivis K2SI) ikut bangga saat redaksi menyatakan bahwa lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya pertama kali diperdengarkan dari gesekan biola WR. Supratman di sebuah gedung bioskop “Oost Java” terletak di pojok Merdeka Utara – Jalan Veteran III.

Yah, Komunitas KritiKSinema Indonesia-K2SI mengandeng BPP HIPMI dan GPBSI menggelar Diskusi Rabuan bertajuk Romantisme Bioskop Tua dan Dukung Bioskop Menengah.

Pantas saja Erik Hidayat (BPP HIPMI Bidang Parekraf), sang pengagas HIPMI Nobar mengaku suka di ajak nonton oleh bapaknya, MS Hidayat (Menteri Perindustrian) ke bioskop tua yang ada di kota Bandung

Ia menjadi pembicara mewakili HIPMI yang concern merealisasikan bioskop menengah di 33 provinsi. Dalam diskusi ada telaah Bioskop Satelite yang digagas oleh produser Chand Parwez Servia yang sedang promosi film anyarnya Manusia Setengah Salmon.

"Indonesia sebagai negara kepulauan jadi hanya dengan Receiver menerima film dan diterima oleh server lalu ditayangkan oleh projector sehingga anti pembajakan dan cepat serta tidak perlu lagi Joni-pengantar film sampai ke daerah-daerah terpencil, terpenting koneksi internet super cepat saja," papar pria humble yang menguasai bioskop tradisional dan modern di seluruh daerah di Jawa Barat.

Sementara itu Erik Hidayat menjelaskan bahwa HIPMI Nobar adalah gagasannya yang baru dimulai 1,5 tahun yang lalu yang berkeinginan memajukan film nasional.

"Ini adalah program awal tahun dan diplenokan jadi program HIPMI Nobar ini diketahui oleh semua pihak. Awalnya tidak populis dan mendapat cemohan tapi berangsur-angsur hal tersebut meraih simpati banyak pihak dan cemohan itu berbuah manis," paparnya lugas sambil berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh para wartawan dan kritikus dengan Bisa Award 2013 yang diberikan langsung oleh Roy Marten mewakili insan perfilman nasional.

Pantas saja diberi apresiasi dari K2SI dan Yayasan Pembelajar dengan BISA Award kategori Organisasi Profesional Peduli Film Nasional.

Lanjut dijelaskan Erik bahwa awalnya dari film Arisan2 dan nonton hanya 6 orang bersama Tora Sudiro dan Nia Dinata sejak itu vakum dan lanjut lagi dengan format yang lebih baik sampai 12 judul film termasuk Habibie Ainun sampai 500 tiket untuk HIPMI Nobar.

Selain itu ada beberapa film lainnya seperti Modus Anomali, Rumah Seribu Ombak, Rayya, Cita-Citaku Setinggi Tanah, Jakarta Hati, Sang Pialang  5CM dan Rectoverso sampai ke beberapa kota dan sudah ada 3.500 tiket sudah diberikan melibatkan artis film tersebut dan itu menarik minat penonton di daerah.

Sementara itu kehadiran dua orang aktor senior, Roy Marten dan Hengky Solaiman yang sontak menjelaskan pentingnya mendukung Festival Film Indonesia 07 Desember mendatang di Kota Semarang sementara ia mengusulkan makin banyak kepeduliaan semua pihak untuk membentuk komunitas penonton dengan kino-kineforum jadi laiknya Oscar bisa mengusung film kategori komunitas penonton.

Romantisme bioskop diakui oleh Hengky Solaiman termasuk Teuku Rifnu Wikana agar tetap dipertahankan sebagai bioskop tua yang dimodernisasi sebagai peninggalan sejarah selain mengusung munculnya bioskop-bioskop menengah yang bisa saja digandeng oleh jaringan alfamidi atau alfamart.


Ayo Dukung Bioskop Menengah.....................!




Berita Lainnya
BNI Siap Bantu Modal Usaha Purna TKI; Awesome

Jakarta, Kabarindo- BNI bersedia membantu permodalan bagi purna tenaga kerja Indonesia yang ingin membuka usaha di Tanah Air.

"Apabila membutuhkan bantuan usaha, BNI bisa membantu melalui


"International Tobacco Cartoon Exhibition 2017"; Ajang 100 Karya Prestisius

Semarang, Kabarindo- Sebanyak 100 karya kartunis dari berbagai wilayah dunia mengikuti pameran kartun tembakau bertajuk "International Tobacco Cartoon Exhibition 2017" di Wisma Perdamaian, Kota Semarang.

"Dari


Pasar Kentang Goreng Indonesia; Makin Diminati Belgia

Jakarta, Kabarindo– Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri non-migas. Hal ini menarik para


Game Dawn of Civilization; Mulai Eksis Di Tanah Air

Jakarta, Kabarindo– Para ahli bidang pendidikan di Solve Education! merilis sebuah game, Dawn of Civilization yang diharapkan bisa membuat para anak-anak dan remaja di Indonesia menjadi lebih