BISA CARE; Jadi Oase BMI Di 6 Negara ASIA PASIFIC

Kontributor : Teks & Foto-Foto: Arul ArisTa (Senior Editor)

BE INDONESIAN SMART & ACTIVE- BISA CENTRE

Diinisiasi oleh Yayasan Pembelajar CERDAS & AKTIF – BISA Learners Foundation dan Portal Kabar Baik www.kabarindo.com untuk TKW yang ada di HONG KONG, TAIWAN, SEOUL-KOREA, DUBAI, SINGAPURA & MALAYSIA

Jakarta, Kabarindo- BISA CENTRE adalah Pusat Informasi & Data BMI 6 Negara yaitu Hong Kong, Taiwan, Seoul-Korea, Dubai, Singapura & Malaysia.

Masing-masing negara tersebut memiliki BISA CARE yang dipimpin oleh Country Manager dari BMI berprestasi dan lulusan terbaik BISA GOES TO.

BISA GOES TO berawal dari Hong Kong yaitu 12 Juni lalu dengan fokus pada pemberdayaan, sosialisasi informasi dan menjadi katalisator dan dinamisator organisasi BMI lokal seperti Kotkiho, FLP, Dompet Dhuafa dan lain sebagainya.

Bisa Goes To Hong Kong mendeliver hal-hal positif dan inspiring untuk membangkitkan MINDSET dan MANNERS BMI (Buruh Migran Indonesia) yang Pancasilais. Artinya para BMI terikat pada KONTRAK BELAJAR yaitu :
-    SPEAK UP
-    SHARING
-    SOLUTION

Mereka menerima 4 materi dasar season pertama yang sama tiap negara yang berorientasi pada 4 keahlian khusus yaitu :
-    INDONESIA BANGGA (Nasionalisme & Sosialisasi Program Pemerintah RI seperti UU KIP)
-    INDONESIA KREATIF (Enterpreneurship dengan Kreativitas sebagai pemicu)
-    INDONESIA MENULIS 3.0 DIARY (Kompetisi Menulis Diary untuk BMI di 6 Negara yang akan mencari Buku Diary terbaik untuk diterbitkan dalam 3 bahasa (Indonesia, English dan Mandarin)
-    INDONESIA BERKARAKTER (Materi  Manners yang fokus pada Personality Development & Communication)

BISA CENTRE berposisi di Jakarta Pusat sesuai dengan alamat yang tersebut di atas dengan 6 (enam) orang Country Manager untuk 6 (enam) negara di masing-masing BISA CARE. BISA CARE bekerjasama dengan Dompet Dhuafa, KotKiho, IMWU, ATKI, FLP, LSO atau semua organisasi BMI lokal yang ada di setiap negara yang telah memiliki konten dan program kuat.

Sementara BISA CARE hanya sebagai packaging atau empowerment Result Orientation untuk menjadikan para BMI  5 – 7 Tahun mendatang KEMBALI KE TANAH AIR menjadi seorang Wirausaha Mandiri yang membuka Lapangan Pekerjaan.

Didukung oleh pemerintah, pihak swasta, NGO Peduli BMI dan para wakil rakyat serta masyarakat umum.

BISA CARE

BISA Care adalah diversifikasi program utama dari BISA sesuai dengan Kontrak Belajar para BMI yang berorientasi pada Speak Up, Sharing dan Solution.

BISA Care adalah Pusat Kreativitas & Kewirausahaan Mandiri.

Seorang Country Manager BISA CARE di masing-masing negara memiliki 3 (tiga) orang Team Leader yaitu:

1.    Team Leader untuk SPEAK UP CENTRE

Speak UP Centre adalah Divisi Media sosialisasi dalam format digital (FB, Email Blast, Mikro Blogging, Website) dan format cetak yaitu Tabloid Gratisan. Bertugas pada 3 (tiga) hal yang focus pada Need (Kebutuhan) dasar dari para BMI negara setempat yang sudah disosialisasikan oleh para organisasi BMI setempat seperti:
-    Kontrak Mandiri
-    Sosialisasi Remittance
-    Pentingnya Hari Libur
-    Domestic Helper Day
-    Dan Lain Sebagainya

Semua itu akan diterbitkan dalam bentuk Poster, Flyer, Spanduk, Stiker, Kaos dan bentuk-bentuk merchandise lainnya. Diperuntukkan untuk perorangan maupun secara korporasi (untuk organisasi BMI dan social).

Speak UP Centre bertugas pada:
-    Sosialisasi Kebutuhan dan Realisasi Program
-    Menampung seluruh pengaduan langsung maupun tidak langsung dari BMI (Kerjasama dengan organisasi seperti Dompet Dhuafa atau organisasi BMI seperti KotKIHO, FLP, ATKI, IMWU, LSO dan lainnya)
-    Melakukan Pencatatan dan Registrasi seluruh permasalahan dan Eksistensi BMI.

2.    Team Leader untuk SHARING BASE

SHARING BASE adalah Divisi Wirausaha dari BISA. Artinya adalah ini adalah Koperasi BMI yang bersifat modern, lugas dan terpercaya untuk tiap program-program bisnis terpadu. Tiap orang BMI BISA Sharing satu dengan yang lain dari modal HKD 1.000 – HKD 10.000 untuk memulai sebuah program bisnis dengan penanggung jawab tiap program dengan koordinasi Team Leader.

Sharing Base menjadi aktualisasi dari dari Speak UP Centre untuk secara komersial menguntungkan dan terpenting adalah BERMANFAAT. Sharing Base melakukan pencatatan dan penyimpanan keuangan maupun data secara komprehensif melalui kerjasama dengan Bank Nasional yaitu BANK MANDIRI.

Sharing Base akan mempunyai Koperasi Simpan Pinjam, Toko/Butik Online, Program-Program Pelatihan dan Training serta SMART SHARING BASE (Pengajian Modern ala BISA) dengan melibatkan tokoh atau pembicara nasional.

Terpenting adalah mengelola kantor menjadi tempat bisnis sekaligus sentra informasi dan kegiatan tiap negara. Sharing Base dikelola dengan manajemen modern dan memiliki akuntabilitas dengan notaris yang berada di negara masing-masing.

3.    Team Leader untuk SOLUTION TEAM

Solution Team adalah Divisi Para Konsultan yang menjadi Marketer atau PR dari BISA CARE di tiap negara. Konsultan itu adalah BMI yang secara independen dan terkoordinasi dengan Country Manager dan para Team Leader tiap divisi memberikan SOLUSI atas keseluruhan tugas dan realiasasi tiap program.

Sebutannya adalah KONSULTAN, artinya mereka TAHU dan BISA memberikan jawaban serta SOLUSI tepat untuk bagaimana memulai dan melakukan koordinasi untuk merealisasikan sesuatu.

Tiap BMI yang determinate atau mengalami masalah dengan KTKLN harus didampingi oleh satu orang konsultan untuk bekerjasama dengan Shelter Dompet Dhuafa atau KJRI. Para Konsultan BISA menguasai tiga bahasa dan minimal berpendidikan S1 atau kandidat sarjana (Mahasiswa).

Memiliki Keunggulan dan tiga kemampuan dasar yaitu:
-    Mampu me-lobi dan mengkomunikasikan dengan para majikan atau agensi terhadap persoalan yang sedang dihadapi oleh para BMI.
-    BISA mengerjakan tugas-tugas berat seperti mewakili kepentingan BMI di level pemerintah RI atau Keluarga.
-    Siraturahmi kuat di dunia maya maupun tatap muka fisik. Artinya harus terkenal dan diakui keberadaannya oleh semua pihak dan golongan.

Di masa mendatang, BISA CARE memiliki rencana JANGKA PENDEK sebagai berikut:
1.    Memiliki Kantor (Sekretariat bersama) Biaya sewa per bulan diperoleh dari SHARING BASE pelaku usaha dari BISA Member dan bantuan dari pemilik brand dari Jakarta-INDONESIA.
2.    3 (tiga) buah Komputer plus Laptop untuk Sekretariat dengan InFocus bersama dengan perabotan serta pernak-pernik administrative.
3.    Koperasi atau BISA CARE Product seperti BISA Collection dari produk apparel fashion, percetakan sampai makanan.

MAIN GOALS / TUJUAN UTAMA

BISA -  Be Indonesian Smart & Active menjadi domain Indonesia 3.0. Artinya orang Indonesia saatnya meraih kompetensi nilai lebih yang berstandar International.

BISA menyiapkan infrastruktur MINDSET dan MANNERS para BMI 5- 7 Tahun mendatang agar KEMBALI ke TANAH AIR menjadi PENCIPTA LAPANGAN PEKERJAAN.

Untuk itu BISA CENTRE Bertujuan:

1.    Menjadi Head Hunter (Agensi Kerja Potensial) untuk para BMI yang menguasai 3 bahasa yaitu English, Mandarin dan Arab serta berpendidikan S1.
2.    Bekerjasama dengan Pemkab dan Pemkot membuka lapangan pekerjaan baru dengan bisnis Ekonomi Kreatif di 14 Industri sesuai dengan Inpres No. VI tahun 2009 tentang Indonesia Kreatif.
3.    Inspirasi bagi BNP2TKI atau NGO Peduli BMI bahwa INDONESIA BISA.

VISI & MISI

BISA CENTRE  memiliki Visi:

“ Menjadikan Buruh Migran INDONESIA menjadi WARGA DUNIA Kelas SATU”

BISA CENTRE memiliki Misi:

1.    Menjadikan Buruh Migran Indonesia adalah Pahlawan Devisa sesungguhnya yang bisa Speak UP untuk tidak diperas lagi, Sharing menjadi seorang pengusaha dan Solution bagi bangsa dan negara terutama untuk kampong halaman masing-masing.
2.    10 Tahun ke depan BMI menjadi cluster baru Tenaga Kerja berkualitas dengan Perlindungan dan Pengawasan yang sesuai dengan harapan ILO dan Konvensi Jenewa tentang Domestic Workers.
3.    BISA CENTRE menjadi MITRA STRATEGIS Pemerintah RI sebagai Pusat KREATIVITAS &  ENTERPRENEURSHIP.

PELAKSANA & PENANGGUNG JAWAB

BISA CENTRE digagas oleh para JURNALIS, PEKERJA EKONOMI KREATIF dan masyarakat PEDULI BMI yang tergabung dalam YAYASAN PEMBELAJAR CERDAS & AKTIF INDONESIA JAKARTA dan CV. KABARINDO UTAMA www.kabarindo.com

STRUKTUR ORGANISASI BISA CENTRE

BISA CENTRE 
Penasehat: DR. Ade Erlangga Masdiana, Jumhur Hidayat, Tatang Budie Utama Razak, Asma Nadia, Andy F Noya, Arief Soeditomo, Dita Indah Sari, Roostiawati, Noorca Massardi, Rieke Dyah Pitaloka, DR. Dewi Motik Pramono, Ir. Nita Yudi, Sultan B Najamuddin, SS. Budi Rahardjo, etc.

Penggagas/Pendiri: Ir. Fachrul Muchsen, Ir. Andriansyah, Ir Fajar Kurniawan

Pengurus Pusat BISA CENTRE:  Ir. Fachrul Muchsen, Ir Andriansyah, Ir. Fajar Kurniawan, Lukman Hakim, Muniroh, Selvianna Carolusia, Ririn, Indra Ariefiandi, Ust. Musnar, Adil Siregar, etc

BISA CARE HONG KONG

Country Manager : Wiwi Purniyati AM
VP Country Manager: Puji Suwenti AP   
-    Team Leader Speak UP Centre : Emmy Zobo
-    Team Leader Sharing Base: Sri Pujianti (Puput) dan Indri
-    Team Leader Solution Team: Wawa atau Waty Bara

PROGRAM KERJA

JANGKA PENDEK:

1.    BISA CENTRE  memiliki 6 BISA CARE diawali dengan BISA Goes To Season Satu dengan pendataan dan penerbitan BISA CARD dan Sertifikat Kompetensi
2.    Memiliki 6 BISA CARE di 6 negara dalam kurun waktu Juni 2011 – Desember 2011
3.    Beranggotakan tiap negara 1.000 BMI dengan KONTRAK BELAJAR tiap negara. Jadi ada 6.000 BMI untuk 6 Negara dengan BISA CARE dan telah memiliki BISA CARD

JANGKA PANJANG:

BISA CARE memiliki BISA HOUSE di 6 Negara dengan daya tampung 200 tempat tidur dengan fasilitas kamar mandi, tempat belajar dan perpustakaan dengan KOPERASI BISA.

Selain itu BISA TRAVEL yang menjangkau 6 negara mendukung terbitnya KONTRAK MANDIRI sehingga tidak ada lagi Agensi tapi BMI sendiri yang justeru mengusahakan untuk teman-temannya bekerjasama dengan BISA CARE tiap negara.

Terakhir adalah BISA SHORT COURSE  untuk memenuhi kompetensi pendidikan BMI berkenaan dengan Personality Development, Communcation, Business, Risk Management, Enterpreneurship, Problem Solving yang bekerjasama dengan para pakar dan expert.

SUMBER PENDANAAN:

BISA Goes To di 6 negara bersama dengan BISA Centre mengupayakan Fund Racing dari ketentuan pemerintah tentang CSR di bidang pendidikan untuk BUMN dan Swasta. Tentu saja bekerjasama dengan tiap kementerian terkait dan anak bangsa yang peduli BMI. Semua hasil dari kegiatan dipertanggungjawabkan dengan laporan masing-masing kegiatan pasca acara tersebut digelar (Seminggu kemudian).




Berita Lainnya
BNI Siap Bantu Modal Usaha Purna TKI; Awesome

Jakarta, Kabarindo- BNI bersedia membantu permodalan bagi purna tenaga kerja Indonesia yang ingin membuka usaha di Tanah Air.

"Apabila membutuhkan bantuan usaha, BNI bisa membantu melalui


"International Tobacco Cartoon Exhibition 2017"; Ajang 100 Karya Prestisius

Semarang, Kabarindo- Sebanyak 100 karya kartunis dari berbagai wilayah dunia mengikuti pameran kartun tembakau bertajuk "International Tobacco Cartoon Exhibition 2017" di Wisma Perdamaian, Kota Semarang.

"Dari


Pasar Kentang Goreng Indonesia; Makin Diminati Belgia

Jakarta, Kabarindo– Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri non-migas. Hal ini menarik para


Game Dawn of Civilization; Mulai Eksis Di Tanah Air

Jakarta, Kabarindo– Para ahli bidang pendidikan di Solve Education! merilis sebuah game, Dawn of Civilization yang diharapkan bisa membuat para anak-anak dan remaja di Indonesia menjadi lebih