05-October-2009-14:14:56

BBM Please…


Dalam setiap pertemuan dengan teman dekat ataupun teman baru kenal saya selalu ditanya BBMnya apa. Kalau orang yang awam tentunya menjawab solar ataupun bensin tergantung mobilnya menggunakan bahan bakar apa. Namun BBM yang ditanya di kalangan sosial saat ini bukanlah Bahan Bakar Minyak (BBM) yang harganya sering naik dan sekarang di Indonesia turun sejak tahun lalu itu.  

BBM yang dimaksud bagi pecinta IT dan gadget adalah identitas (ID) Blackberry Messanger yang memungkinkan sesama pengguna ponsel Blackberry (BB, dibaca : Bibi) saling bertukar informasi lewat messenger seperti halnya Yahoo Messanger.  

Sang Bibi yang sejak awal 2009 menjadi trend dengan berbagai dukungan aplikasi seperti Facebook, Email dan Messenger mampu membuat ketagihan penggunanya. Dengan Bibi, pengguna bisa update status, kirim foto, kirim pesan  di Facebook ataupun Email dimana saja, kapan saja dan dari mana saja. Dan setiap pesan disertai, Sent from Telkomsel Blackberry ataupun Blackberry Indosat yang tentunya membuat bangga pemilik Bibi. Bibipun kini dibalut dengan karet warna warni sesuai selera, matching warna baju ataupun blink-blink bak berlian. Dengan Bibi, dunia serasa dalam genggaman, pengguna senantiasa update status pekerjaan ataupun status sosial.  

Trend ini juga diikuti oleh ponsel murah dengan bentuk dan fungsi yang mirip Bibi seperti Nexian Berry, Flexiberry dan Berry lainnya. Ponsel murah ini pun digemari oleh kalangan anak muda dan pecinta gadget dengan kantong terbatas. Tak heran setiap penjualan yang digelar di mall apalagi yang didukung harga special bagi pemilik kartu kredit, mengundang antrian yang mengular. Kalau tidak sanggup membeli Bibi yang paling murah sekitar 3 jutaan, bisa membeli ‘Berry’ lain dengan harga di bawah 1 juta yang penting gaya tidak kalah, itu pikiran anak muda sekarang.

Kembali ke BBM, aplikasi ini memungkinkan pertukaran informasi, komunikasi dan koordinasi antar pengguna menjadi lebih cepat dan mudah. Dengan mengetahui ID BBM, pengguna bisa chatting dengan pengguna BB lain. Mau diskusi sama teman tidak perlu SMS yang bayar tiap pesan, cukup BBM saja. Mau diskusi ataupun menggosip berjam-jam biaya tetap sama. BBM membuat Bibi tiap waktu berbunyi bip bip, tut tut, ding dong setiap ada pesan BBM, email atau SMS yang masuk yang tentunya membuat pengguna selalu terlihat sibuk.

BBM hanya ada pada Bibi alias Blackberry, pengguna Berry lain bisa pakai Yahoo Messanger yang gratis dan pengguna I Phone kinipun bisa komunikasi bak BBM dengan aplikasi Ping! Ketika ditanya BBM saya apa, saya jawab dengan enteng Ping ID saya yang tentunya saat ini belum bisa konek dengan BBM. Kedepannya saya yakin teknologi akan memungkinkan pengguna Bibi dan I Phone saling komunkasi dalam satu aplikasi.

 

Mari kita tunggu dunia tanpa batas gadget!

( Sri Safitri )